SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyambangi Kantor DPRD Provinsi Banten, Rabu 14 Oktober 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Banten.
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Kapolda Banten didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi serta sejumlah pejabat utama Polda Banten. Rombongan disambut Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Eko Susilo.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Polda Banten dan DPRD Provinsi Banten, terutama dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan.
Kapolda mengatakan, hubungan yang harmonis antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan lembaga legislatif perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi salah satu langkah untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Banten dan DPRD Provinsi Banten,” katanya.
Kapolda meyakini komunikasi dan koordinasi yang baik merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, dinamika dan tantangan yang berkembang di tengah masyarakat membutuhkan koordinasi yang berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Karena itu, Polda Banten berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak guna menjaga kondusivitas wilayah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, kami berharap dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Banten agar tetap aman dan kondusif,” katanya.
Kapolda berharap, hubungan kemitraan antara Polda Banten dan DPRD Provinsi Banten semakin kuat sehingga koordinasi lintas lembaga dapat berjalan lebih efektif.
Editor Bayu Mulyana












