LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- DPRD Kabupaten Lebak menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.
Regulasi ini diharapkan menjadi solusi untuk menyiapkan pembiayaan kebutuhan anggaran besar, termasuk pemilihan kepala daerah (pilkada), melalui pengalokasian dana secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.
Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari mengatakan, pembentukan dana cadangan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan kemampuan fiskal daerah, terutama dalam menyiapkan anggaran pilkada yang membutuhkan biaya besar.
Juwita menjelaskan, Pemkab Lebak memiliki keterbatasan apabila harus mengalokasikan seluruh kebutuhan anggaran pilkada secara langsung dalam satu tahun anggaran. Karena itu, diperlukan mekanisme penganggaran bertahap agar kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan lebih terukur.
“Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan ini menjadi salah satu solusi atas persoalan fiskal daerah. Pemerintah daerah memiliki keterbatasan untuk mengalokasikan anggaran pilkada secara langsung dalam satu tahun anggaran, sehingga perlu disiapkan melalui mekanisme dana cadangan,” ujar Juwita, Kamis 16 Oktober 2026.
Dia berharap, pembentukan dana cadangan dapat membantu pemerintah daerah mengantisipasi kebutuhan pembiayaan yang telah direncanakan tanpa mengurangi alokasi anggaran untuk pelayanan masyarakat dan program pembangunan lainnya.
“Dengan adanya regulasi ini, Pemkab diharapkan memiliki mekanisme yang lebih terencana untuk mempersiapkan kebutuhan pembiayaan berskala besar, termasuk anggaran pilkada,” tukasnya.
Sekda Lebak Halson Nainggolan mengatakan, keterbatasan fiskal membuat Pemkab Lebak harus mengalokasikan dana cadangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 secara bertahap. Pemkab Lebak menargetkan penghimpunan anggaran sebesar Rp75 miliar selama periode 2027 hingga 2029 agar kebutuhan pesta demokrasi tersebut tidak membebani keuangan daerah dalam satu tahun anggaran.
“Kita merencanakan dua tahun setengah itu Rp75 miliar. Karena fiskal kita kan sempit, kalau satu tahun dianggarkan itu terlalu berat buat Lebak,” kata Halson.
Editor: Abdul Rozak












