SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang merancang APBD 2027 sebesar Rp1,76 triliun. Dari total tersebut, belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1,760 triliun, sedangkan pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,758 triliun.
Komposisi tersebut menunjukkan selisih antara belanja dan pendapatan sekitar Rp2 miliar dalam rancangan anggaran tahun depan.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, penyusunan APBD 2027 diarahkan untuk melanjutkan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Sejumlah sektor menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, penanganan banjir, perbaikan lingkungan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Kita menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penanganan banjir, perbaikan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat,” kata Budi, Rabu, 21 Oktober 2026.
Di sektor infrastruktur, Pemkot Serang merencanakan alokasi anggaran sebesar 31 persen dari APBD murni 2027. Persentase tersebut meningkat dua poin dibandingkan alokasi pada APBD murni 2026 yang mencapai 29 persen.
Meski mengalami kenaikan, porsi anggaran infrastruktur tersebut masih menjadi bagian dari rancangan yang perlu dicermati seiring kebutuhan pembangunan di berbagai wilayah Kota Serang.
Penanganan banjir dan perbaikan lingkungan menjadi sejumlah kebutuhan yang harus mendapat perhatian, selain pembangunan infrastruktur dasar lainnya.
Budi mengatakan, penggunaan anggaran daerah harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran yang dialokasikan.
“Merespons cepat terkait kebutuhan masyarakat biar masyarakat bisa merasakan pembangunan di Kota Serang,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemkot Serang juga memasukkan sejumlah agenda strategis dalam arah pembangunan pada 2027.
Salah satunya pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung penanganan persoalan sampah sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.
Pemkot Serang juga merencanakan pengembangan kawasan pesisir serta transportasi publik yang ramah lingkungan sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.
Berbagai program tersebut akan membutuhkan perencanaan dan pengalokasian anggaran yang terukur agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai prioritas.
Editor Daru










