KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meningkatkan produktivitas padi sawah melalui riset dan penerapan teknologi pengelolaan lahan.
Program tersebut dilaksanakan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Kamis (22/10/2026). Kegiatannya meliputi pelatihan pembuatan pupuk organik, pemutakhiran data unsur hara fosfor (P) dan kalium (K), pengukuran pH tanah dan kadar karbon organik (C-organik), serta pengujian dan validasi teknologi pengelolaan lahan.
Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, mengatakan pendampingan BRIN merupakan tindak lanjut dari program NGEMAS, yakni kajian berbasis riset untuk meningkatkan produktivitas lahan dan tanaman pertanian.
Salah satu penerapannya adalah pelatihan pembuatan pupuk organik yang ditujukan untuk memperbaiki kualitas tanah sawah sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk sebesar 15 hingga 30 persen. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan biaya produksi yang ditanggung petani.
“Jadi, kita praktikkan formulasi khusus hasil riset peneliti BRIN. Kita memadukan bahan-bahan pembenah tanah, seperti biochar arang sekam dan kotoran hewan (kohe) matang, yang kaya nutrisi organik dari rumput laut serta limbah organik yang diproses secara tepat dengan bantuan asam fosfat, perekat PPA, dan pengayaan urea yang terukur,” ujar Ujang.
Ia menjelaskan, pemanfaatan berbagai bahan pembenah tanah tersebut merupakan penerapan teknologi berbasis sumber daya lokal untuk menghasilkan pupuk organik berkualitas. Teknologi ini diharapkan dapat mendukung perbaikan kondisi tanah dan meningkatkan efisiensi pemupukan.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, mengatakan kegiatan riset dan inovasi tersebut dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Bina Harapan, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan.
Pengujian dilakukan pada lahan seluas satu hektare pada musim tanam kedua, yakni periode Oktober hingga Desember 2026. Hasil pengujian diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui efektivitas teknologi pengelolaan lahan yang diterapkan.
Selain pengujian teknologi, kerja sama Pemkab Tangerang dan BRIN juga mencakup peningkatan kapasitas penyuluh serta petani dan penyusunan rekomendasi teknologi berdasarkan karakteristik tanah.
Kerja sama tersebut turut diarahkan pada pengembangan aplikasi seluler yang dapat memberikan rekomendasi pengelolaan lahan pertanian. Dengan dukungan riset dan teknologi, upaya peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Tangerang diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Editor: Mastur Huda












