CILEGON – Pelabuhan Merak mendapat perhatian serius pada momen Lebaran tahun ini. Fasilitas penghubung antar-pulau di ujung barat Pulau Jawa ini akan dijaga ratusan polisi selama arus mudik dan balik.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak AKP Tesyar R Prayitno mengatakan, pada Operasi Ramadniya Kalimaya 2017 yang akan dilaksanakan mulai 21 Juni hingga 6 Juli, area Pelabuhan Merak akan diamankan ratusan personel gabungan.
“Sekitar 300 personel itu gabungan dari polsek, polres, polda, dan Brimob juga. Nanti akan kita atur waktu siaganya,” kata Tesyar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (5/6).
Pengetatan pengamanan di area Pelabuhan Merak pada arus mudik, kata Tesyar, karena termasuk objek vital. “Jadi harus kita jaga untuk kelancaran para pemudik,” ujarnya.
Kabagops Polres Cilegon Kompol M Sujatna memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 23 dan 24 Juni dan puncak arus balik pada 1 dan 2 Juli 2017. “Objek vital nasional menjadi pengamanan utama. Karena kalau ada apa-apa, semuanya akan terganggu. Di wilayah hukum Polres Cilegon objek vital nasional ada PLTU Suralaya, PT Pertamina Tanjung Gerem, PT PLN, PT KS, PT Chandra Asri, PTAKR penyimpanan BBM, dan PT PGN,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









