CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kondisi memprihatinkan ditemukan di fasilitas umum di Pelabuhan Merak. Sejumlah toilet yang seharusnya menunjang kenyamanan penumpang dilaporkan tidak memiliki pasokan air, sehingga memicu keluhan dari para pengguna jasa pelabuhan.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa toilet tampak kotor dan tidak terawat. Tidak mengalirnya air membuat pengunjung kesulitan menjaga kebersihan setelah menggunakan fasilitas tersebut. Bau tak sedap pun tercium di area sekitar, menambah ketidaknyamanan, terutama bagi pemudik yang hendak menyeberang ke Sumatera.
“Toiletnya enggak ada air,” ujar Suhardi, salah seorang pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya di Lampung, Kamis 19 Maret 2026.
Akibat kondisi tersebut, para pemudik terpaksa menggunakan air mineral agar tetap bisa memanfaatkan fasilitas toilet, meski harus mengeluarkan biaya tambahan.
“Ini jelas mengganggu kenyamanan para pemudik. Mestinya kejadian seperti ini tidak terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa permasalahan serupa sudah terjadi pada musim mudik 2025 lalu. Menurutnya, kondisi toilet tanpa pasokan air kembali terulang tahun ini, bahkan disertai antrean kendaraan yang mengular.
“Kejadian ini berulang, karena tahun lalu pun kondisinya seperti ini. Toilet enggak ada air dan antrean kendaraan di pelabuhan cukup lama, berjam-jam,” ungkapnya.
Keluhan senada disampaikan pemudik lainnya, Nurasiah. Ia menyebut sebagian fasilitas toilet di pelabuhan tidak memiliki pasokan air yang memadai, bahkan di beberapa titik tidak tersedia air sama sekali.
“Kondisinya cukup memprihatinkan. Kita terpaksa pakai air mineral ketika masuk ke toilet yang ada di lokasi parkir kendaraan di areal pelabuhan,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











