slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Akhirnya Dapat Gadis Tetangga Kampung

Aas Arbi by Aas Arbi
24-06-2017 05:43:52
in Uncategorized
Akhirnya Dapat Gadis Tetangga Kampung

Ilustrasi (pixabay)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KISAH kali menceritakan tentang rumah tangga Robet (27), nama samaran, yang diterpa badai amarah berlebihan. Ibarat kapal yang sebentar lagi karam, bahtera rumah tangga yang dibangun bersama sang istri, sebut saja Konah (25), mendekati fase kehancuran. Tak kuat menahan impitan ekonomi lantaran gaji suami sangat kecil, keduanya tak mampu menahan emosi, jadilah mereka bertengkar setiap hari. Haduh, lagi-lagi faktor ekonomi.

Sabar-sabar!

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Robet yang kala itu bekerja sebagai guru honorer sekolah dasar di kampung, merasa tak bisa berbuat banyak ketika Konah meminta uang lebih. Apa mau dikata, jangankan memberi untuk belanja sana sini untuk makan sehari-hari saja masih wanti-wanti. Meski demikian, Robet tidak mau kalah dengan keadaan. Pekerjaan apa pun akan ia lakukan, asalkan sang istri senang dan bahagia. Tapi, bukannya memberi semangat agar Robet giat bekerja, Konah justru terus marah-marah, membuat Robet semakin gerah.

“Saya merasa enggak dihargai, sudah capek kerja, pulang malah dapet omelan,” keluh Robet. Sabar Kang!

“Saya orang yang enggak bisa sabar. Ibarat kata jagoan betawi, dia jual, gue beli!” Wuih galak amat sih Kang.

Sedari muda, Robet memang terkenal galak. Bahkan, dari sekian banyak pemuda kampung, semua tunduk kepada Robet. Postur tubuh nan tinggi lengkap dengan paras wajah garang, membuat Robet terlihat menyeramkan. Ditambah lagi, Robet termasuk orang yang tidak kenal takut, siapa pun akan dia lawan, asalkan demi kebenaran. Cie… kayak si Pitung dong Kang.
Sewaktu SMA, Robet sempat mengenyam pendidikan di Jakarta, kalau tidak salah semacam pendidikan guru sekolah dasar. Sebelum akhirnya sang ayah tak kuat menanggung biaya hidup dan pindah ke Serang, jadilah Robet besar di Tanah Jawara. Merasa sudah punya bekal kehidupan keras di ibukota, ia beberapa kali beradu kekuatan alias ribut dengan teman seusianya. Pokoknya, Robet muda adalah anak yang nakal dan suka berkelahi.

Lain Robet, lain pula dengan Konah. Wanita bertubuh tinggi dengan rambut bergelombang itu terlahir dari keluarga berada. Sejak kecil terbiasa dengan hidup serba kecukupan. Wajarlah, ayahnya pengusaha kaya. Kalau mau apa-apa, tinggal bilang. Pantas saja ketika hidup susah dengan Robet, bawelnya minta ampun. Lagian kok bisa sih nikah sama Teh Konah, Kang?

“Dia itu manis. Meski sedikit bawel, tapi kalau lagi berdua, dia orangnya lembut,” ungkap Robet. Kalau lagi di ranjang, bagai mana, Kang?

“Wah, itu sih jangan ditanya, tokcerlah. Haha,” guyon Robet.

Seperti diceritakan Robet, ia dan Konah dipertemukan oleh kedua orangtua masing-masing. Ayah Robet dahulu sempat menjadi rekan ayah Konah. Lantaran merasa cocok untuk jadi besan, mereka pun menikahkan Robet dan Konah. Awalnya sih Konah sempat menolak lantaran perangai Robet yang dicap kurang baik di mata masyarakat. Namun, setelah Robet berjanji akan mengubah sikap, Konah pun luluh dan bersedia menjadi istri Robet.

Di awal masa pernikahan, Robet membuktikan ucapannya. Meski terkadang sikap kerasnya kerap muncul, perlahan-lahan ia mulai bisa mengendalikan emosi. Setiap ada keributan kecil, Robet selalu bisa berusaha bersuara lebih rendah dan terdengar menenteramkan. Pokoknya, Robet 100 persen tobat!

Saat itu Robet sudah mengajar sebagai guru SD. Dengan posisi yang masih honorer, ia kerap kali harus memutar otak untuk mencukupi biaya hidupnya. Saat itu sih Konah tidak terlalu mempermasalahkan keuangan. Ya, maklumlah namanya juga pengantin baru, masih bahagia-bahagianya berumah tangga.

“Ya, pokoknya awal-awal mah saya sama dia enggak ada masalah, semuanya baik-baik saja!” aku Robet.

Dengan bantuan keluarga Konah yang terkadang memberi uang tambahan, hidup mereka tidak terlalu kesulitan. Ditambah lagi, Konah melahirkan anak pertama, membuat mereka semakin harmonis. Pokoknya, rumah tangga Robet diselimuti kebahagiaan. Kehidupan dengan masyarakat pun cukup terbilang tenteram. Ya, maklum saja Konah orangnya suka ngerumpi, jadi, sama ibu-ibu kampung pasti akurlah dia.

Di tahun ketiga perjalanan rumah tangga, dengan bertambahnya biaya hidup, Konah mulai sedikit-sedikit menagih uang lebih kepada Robet. Di sisi lain, gajinya yang
masih sebagai guru honorer, terkadang hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Itu pun belum dipotong uang rokok. Ya, sebagai lelaki berwajah sangar, Robet memang perokok berat. Lantaran tidak bisa memenuhi permintaan Konah, jadilah istrinya ngedumel setiap hari. Kini Robet baru sadar, Konah yang
awalnya lembut, ternyata bagai serigala di bulan purnama. Kalau sudah melolong, suaranya memekikkan telinga. Robet
sebenarnya lelaki pekerja keras. Terbukti, tak tahan dengan ocehan sang istri yang terus menuntut hidup sejahtera, di sela-sela waktu mengajar, Robet sempat nyambi sebagai tukang oje,. Subhanallah, Kang Robet hebat!

“Ya, lumayanlah buat nambah penghasilan!” Curhatnya.

Namun, apa mau dikata, bukannya men-dapat sambutan baik dari Konah, Robet justru dicaci maki. Loh kok begitu, Kang?

“Ya, katanya dia malu punya suami tukang ojek, saya malah disuruh cari kerjaan lain yang lebih bagus!” tukasnya.

Wah itu sih keterlaluan namanya. Tak terima dengan sambutan Konah, Robet pun geram, jadilah perang dunia kedua. Keributan mereka sampai mengundang perhatian tetangga, orang-orang pun sibuk memperhatikan adu mulut
antara Robet dan Konah. Akhirnya, merasa sudah tidak bisa diperbaiki, mereka pun bercerai. Robet hidup bersama anaknya lantaran Konah pergi entah ke mana. Duh sabar ya, Kang!

Habis gelap terbitlah terang. Setahun hidup menduda, akhirnya kebahagiaan datang juga. Robet menikah lagi dengan gadis tetangga kampung, ia memulai kehidupan baru. Dan sampai kini, dengan kehadiran anak-anak dari istri barunya, Robet hidup sejahtera dengan perekonomian yang baik lantaran statusnya yang sudah diangkat menjadi PNS.
Ciye… selamat ya Kang Robet. Semoga tetap sakinah, mawadah, warahmah! Amin. (daru-zetizen/zee/dwi)


Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mantan Presiden AS Barack Obama Bakal Berlibur di Bali

Next Post

Karimun Estilo Terbalik di Jalan Bhayangkara Kota Serang

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Karimun Estilo Terbalik di Jalan Bhayangkara Kota Serang

Karimun Estilo Terbalik di Jalan Bhayangkara Kota Serang

Menteri BUMN Bagi-bagi Kaos di Pelabuhan Merak

Menteri BUMN Bagi-bagi Kaos di Pelabuhan Merak

Tetap Konsumsi Sayur dan Buah Saat Lebaran Agar Gizi Tetap Seimbang

Tetap Konsumsi Sayur dan Buah Saat Lebaran Agar Gizi Tetap Seimbang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Lewat Sistem ASN Karier, Peluang Mutasi ke Kementerian Terbuka tapi Ketat

Lewat Sistem ASN Karier, Peluang Mutasi ke Kementerian Terbuka tapi Ketat

Senin, 4 Mei 2026 12:36

May Day 2026, Dua Pekerja di Serang Terima Santunan Ratusan Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 4 Mei 2026 12:00

Gapura Cup 2026, Gelaran Perdana Turnamen Sepak Bola Putri di Kecamatan Cikeusal

Senin, 4 Mei 2026 11:46

Tangkap Dua Pengedar, Polda Banten Amankan Puluhan Butir Obat Keras

Senin, 4 Mei 2026 11:45

PMII Banten Gelar Diskusi Publik Kebijakan Pajak, Pemprov Banten Malah Tidak Hadir

Senin, 4 Mei 2026 11:43

DPD FKSPN Kabupaten Serang dan KSPN Nikomas Gemilang sebut Hari Buruh 2026 Ciptakan Kebersamaan

Senin, 4 Mei 2026 11:04
Lewat Sistem ASN Karier, Peluang Mutasi ke Kementerian Terbuka tapi Ketat

Lewat Sistem ASN Karier, Peluang Mutasi ke Kementerian Terbuka tapi Ketat

Senin, 4 Mei 2026 12:36

May Day 2026, Dua Pekerja di Serang Terima Santunan Ratusan Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 4 Mei 2026 12:00

Gapura Cup 2026, Gelaran Perdana Turnamen Sepak Bola Putri di Kecamatan Cikeusal

Senin, 4 Mei 2026 11:46

Tangkap Dua Pengedar, Polda Banten Amankan Puluhan Butir Obat Keras

Senin, 4 Mei 2026 11:45

PMII Banten Gelar Diskusi Publik Kebijakan Pajak, Pemprov Banten Malah Tidak Hadir

Senin, 4 Mei 2026 11:43

DPD FKSPN Kabupaten Serang dan KSPN Nikomas Gemilang sebut Hari Buruh 2026 Ciptakan Kebersamaan

Senin, 4 Mei 2026 11:04

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Lewat Sistem ASN Karier, Peluang Mutasi ke Kementerian Terbuka tapi Ketat

Lewat Sistem ASN Karier, Peluang Mutasi ke Kementerian Terbuka tapi Ketat

by Nahrul Muhilmi
Senin, 4 Mei 2026 12:36

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seleksi mutasi aparatur sipil negara (ASN) ke tingkat kementerian ternyata tidak mudah.  Dari dua ASN Pemerintah Kota...

May Day 2026, Dua Pekerja di Serang Terima Santunan Ratusan Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

by Yusuf Permana
Senin, 4 Mei 2026 12:00

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Peringatan May Day 2026 di Kabupaten Serang berlangsung meriah sekaligus penuh makna. Dalam momentum tersebut, dua ahli...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak