CILEGON – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cilegon ingin merebut posisi Pimpinan DPRD Kota Cilegon dari Partai Golkar pada Pemilihan Legislatif 2019 nanti. Plt Ketua Partai Demokrat Kota Cilegon Muhamad Haris mengaku siap ‘membirukan’ Kota Cilegon.
“Kami menargetkan 7 sampai 8 kursi di DPRD Kota Cilegon. Dengan kerja keras, kami siap bertarung dengan Partai Golkar. Bersaing dengan Partai Golkar itu bukan hal yang ditakuti, tapi tetap kita akan berpartner dengan warna kuning,” ujar Haris saat ditemui di Kantor Partai Demokrat Kota Cilegon, Jumat (8/9).
Ia menjelaskan persiapan menyambut Pileg 2019 tengah dilakukan. Mulai dari bersih-bersih kepengurusan PAC hingga ranting dan menjaring kandidat yang akan diusungnya.
“Kandidat calon anggota dewan akan kita cari. Yang sudah jelas ini ada Haji Rahmat untuk dapil Jombang-Purwakarta, kemudian Ari untuk dapil Cibeber-Cilegon, dan Haji Rus yang dicalonkan menjadi anggota DPRD Provinsi Banten,” katanya.
Untuk memenangkan Pileg 2019, Haris menegaskan akan mencabut status bagi pengurus Partai Demokrat Cilegon yang tidak aktif. Dia menilai dari delapan pimpinan anak cabang (PAC) di Cilegon baru ada lima yang dinyatakan aktif.
“Yang aktif yaitu Jombang, Purwakarta, Citangkil, Cibeber, dan Pulomerak. PAC yang tidak aktif akan kita ganti karena tanggal 23 ini kita akan perbaharui ranting sampai kes eluruh kecamatan,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)










