SERANG – Setelah beberapa waktu lalu meluncurkan program kredit untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), PT Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten bersiap membuat program baru berupa pembiayaan perumahan.
Langkah utama dari rencana program tersebut yaitu dengan membangun kerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF). Penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Banten dan SMF pun telah dilakukan hari ini di kantor Bank Banten, Kemang, Kota Serang.
Penandatanganan nota kesepahaman tentang program peningkatan kapasitas penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) dan pembiayaan pemilikan rumah (PPR) dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa dan Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo.
Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa menjelaskan, kehadiran Bank Banten untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Banten. Karena itu, Bank Banten terus berupaya menghadirkan program yang bisa mewujudkan cita-cita tersebut.
Menurut Fahmi, kerja sama dengan PT SMF dalam hal pembiayaan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah dalam pembiayaan pemilikan rumah. “Sehingga ke depan kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki rumah, karena sudah ada skema pembiayaan yang bisa membantu mereka,” kata Fahmi setelah penandatanganan nota kesepahaman, Rabu (25/10).
Dijelaskan Fahmi, proyek pertama dalam program terbaru ini yaitu pembiayaan KPR untuk aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemprov Banten yang belum punya rumah.
Ke depan, pembiayaan ini akan berkembang untuk ASN yang ada di seluruh kabupaten kota di Provinsi Banten dan masyarakat umum. Bahkan, menurut Fahmi tidak hanya rumah bersubsidi, tetapi juga pembiayaan rumah komersil.
“Implementasinya segera setelah ini kita akan lakukan pelatihan, pembuatan SOP, saya berharap awal tahun sudah bisa berjalan skema ini. Sudah ada beberapa pengembang yang ingin kerja sama dengan bank banten. Dan dalam waktu tiga tahun kita berharap semua ASN di Pemprov Banten harus punya rumah,” paparnya.
Dijelaskan Fahmi selain dalam bentuk pembiayaan, kerja sama antara Bank Banten dan PT SMF juga dalam bentuk asistensi.
Sementara itu, Dirut PT SMF Ananta Wiyogo menjelaskan, fokus kerja sama antara Bank Banten dan PT SMF adalah pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurutnya, PT SMF melihat potensi Bank Banten besar, hal tersebut terlihat dari besarnya kebutuhan pembiayaan perumahan dan dukungan dari Pemprov Banten yang sangat besar.
“Kita optimis kerja sama itu bisa terealisasi, sehingga tujuan daripada Pemprov Banten tentang bagaimana masyarakat memiliki rumah bisa terlaksana,” ujarnya.
Menurut Ananta, pihak SMF akan memberikan asistensi dalam hal KPR proses, bukan hanya SOP saja tapi juga pelatihannya dan pendataannya.
“Harapannya, kalau bisa segera kita realisasikan sehingga masyarakat Banten bisa dapat memiliki rumah. Bank Banten butuh support, bukan hanya dari SMF tapi juga stakeholder terkait,” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)











