SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten menunjuk kembali PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk sebagai bank penyalur bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2026. Tahun ini merupakan tahun keempat Bank Banten mendapatkan kepercayaan sebagai bank penyalur bansos.
Penunjukkan Bank Banten sebagai bank penyalur itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Sosial Provinsi Banten dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk tentang Penyaluran Bantuan Sosial secara Non Tunai Jaminan Sosial Keluarga. Penandatangan dilakukan antara Direktur Utama Bank Banten M Busthami dengan Kepala Dinsos Provinsi Banten Lukman.
Lukman mengatakan, kerjasama ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Pemprov dan Bank Banten dalam memperkuat pelayanan publik. “Khususnya penyaluran bantuan kepada masyarakat di Banten,” ujar Lukman usai penandatanganan perjanjian kerjasama di Grha Bank Banten, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia mengatakan, Bank Banten akan menyalurkan lima jenis bansos. Total penerima manfaat bansos itu sekira 25 ribu dengan jumlah anggaran sekira Rp14 miliar. Bantuan itu terdiri dari program jaminan sosial keluarga dan kelompok usaha ekonomi. “Ada juga bantuan untuk lansia, disabilitas, dan anak terlantar,” tuturnya.
Lukman mengatakan, penyaluran bansos itu akan mulai pada bulan Juni nanti. Ia berharap masyarakat dapat segera menerima bansos tersebut di waktu yang bersamaan. Dengan begitu, mereka juga akan merasakan manfaat dari program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
“Kami berharap kerjasama dengan Bank Banten ini dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemprov Banten dan Bank Banten. Hal itu untuk mendukung kesejahteraan sosial masyarakat serta pembangunan daerah di Provinsi Banten,” ujar Lukman.
Bank Banten Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Waktu
Direktur Utama Bank Banten M Busthami mengatakan, sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Banten memang memiliki peran strategis dalam mendukung program Pemprov Banten. “Termasuk memastikan proses penyaluran bansos agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel,” ujarnya.
Kata dia, kepercayaan Pemprov kepada Bank Banten tak lepas dari kinerja yang sudah terlaksana pada penyaluran bansos tahun sebelumnya. Berdasarkan data realisasi penyaluran bansos Pemprov, pada tahun 2023 penyaluran sebesar 99,58 persen kepada 32.165 KPM. Kemudian pada tahun 2024, penyaluran bansos mencapai 100 persen kepada 65 ribu KPM. Sementara pada tahun 2025, Bank Banten kembali berhasil menyalurkan bansos sebesar 100 persen kepada 40.191 KPM.
Busthami mengatakan, Seluruh kantor cabang Bank Banten turut terlibat aktif dalam proses penyaluran bansos tersebut. “Mulai dari pembukaan rekening penerima bantuan, aktivasi rekening, pendampingan penyaluran di lapangan, hingga koordinasi langsung dengan pemerintah daerah setempat,” tuturnya.
Tahun ini, ia mengaku meskipun penyaluran pada Juni nanti, tapi Bank Banten telah melakukan berbagai persiapan. Langkah tersebut untuk memastikan masyarakat menerima bantuan tepat waktu.
Busthami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemprov kepada Bank Banten lagi dalam mendukung penyaluran bansos. “Kepercayaan ini menjadi amanah bagi Bank Banten untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi, serta memastikan masyarakat menerima bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat secara aman, tepat waktu, dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Editor : Rostinah











