KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan hingga saat ini belum ada komunikasi formal terkait rencana pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank BJB ke Bank Banten.
Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rasyid, mengatakan pihaknya masih menunggu pembahasan resmi dari pemerintah daerah terkait wacana tersebut.
Menurutnya, DPRD tetap mengikuti perkembangan di sejumlah daerah lain yang mulai mengalihkan RKUD ke Bank Banten. Namun, keputusan tersebut harus mempertimbangkan kesiapan sistem serta kondisi keuangan daerah.
“Ini berkaitan dengan sistem yang sedang berjalan. Jadi harus melihat kesiapan pemerintah kota, baik dari sisi keuangan maupun sistem yang digunakan,” ujarnya dalam acara coffee morning bersama wartawan, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menambahkan, komunikasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi terus dilakukan untuk melihat kesiapan teknis serta potensi keuntungan jika RKUD dipindahkan ke Bank Banten.
“Kita juga akan melihat keuntungan dan kesiapan apabila nantinya pemerintah kota bergabung,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, sebelumnya menegaskan bahwa Pemkot Tangsel masih mempertahankan kerja sama dengan Bank BJB pada tahun anggaran 2026.
Menurutnya, kerja sama dengan Bank BJB telah berlangsung sejak awal berdirinya Kota Tangsel dan hingga kini masih berjalan baik.
“Kami sudah MoU dengan BJB. Untuk tahun ini, RKUD masih ditempatkan di sana karena kerja sama sudah lama berjalan,” kata Benyamin.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel, Hadi Widodo. Ia menyebut hingga kini belum ada rencana pemindahan RKUD ke Bank Banten.
“Belum ada rencana ke sana. Kalau pun ada dorongan dari provinsi, tentu akan bergantung pada kebijakan pimpinan,” ujarnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Banten mendorong seluruh pemerintah daerah di wilayahnya untuk mengalihkan RKUD ke Bank Banten sebagai upaya memperkuat peran bank daerah dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.
Editor: Mastur Huda










