SERANG – Atlet dayung putri Banten Since Lithasova Yom kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya pada ajang Kejurnas Dayung 2017 yang berlangsung di Danau Sport Center Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (3/12). Pedayung kelahiran Papua tersebut sukses menggondol dua keping medali, yakni satu emas dan satu perunggu.
Medali emas diraih Since dari nomor spesialisasinya kayak single putri (K-1) 200 meter. Sedang sekeping medali perunggu diraihnya dari nomor kayak single putri (K-1) 500 meter.
Mengomentari hasil tersebut, Pelatih Dayung Banten Hasim Ponso mengatakan, prestasi yang diraih Since tidak lepas dari pemusatan yang dilakukan KONI Banten melalui Pelatda Jangka Panjang (PJP). “Ini hasil dari latihan di PJP. Since menunjukkan hasil yang cukup bagus baik dari catatan waktu maupun penguasaan tekniknya,” kata Hasim melalui telepon selulernya kepada Radar Banten, Senin (4/12) siang.
Hasim menambahkan, terkait hasil atlet Banten lainnya yang belum mampu membawa pulang medali, ia mengakui kalau penampilan M Fajar cs memang tidak sesuai dengan harapan. “Secara kualitas ada peningkatan. Fajar dan Arif hanya bisa masuk babak final nomor kayak dua (K2) 1.000 meter, itu lantaran atlet senior yang biasa tampil di nomor kayak single tampil di kayak dua. Tapi kalau secara umum Fajar dan Arif mampu menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan. Fajar juga mampu meraih hasil urutan enam di nomor K-1 200 meter,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengprov PODSI Banten Ahmad Yaman menyatakan, terkait Arifal yang tak mampu berbuat banyak di Kejurnas, itu lantaran atlet muda Banten itu tampil bukan pada nomor spesialisasinya, yakni slalom. “Arifal tampil di K-1 1.000 meter. Kami sengaja menurunkan Arifal di nomor tersebut agar kemampuannya selama latihan tetap terjaga. Kebetulan juga nomor spesialisasi Arifal, yaitu slalom juga tidak dipertandingkan,” ujarnya.
Selain prestasi, pada keikutsertaan Banten di Kejurnas kali ini juga sekaligus mengintip kekuatan dayung nasional. Dimana dari pengamatan yang ada, Banten memiliki potensi lain untuk bisa meraih prestasi selain nomor-nomor yang sudah ada.
“Saat ini kami melirik peluang prestasi di nomor kano single putri. Dimana kekuatan provinsi lain di nomor ini masih biasa-biasa saja dan banyak dihuni atlet muda. Selepas kejurnas ini kami akan genjot atlet putri tampil di nomor kano. Peluang dan potensi prestasinya tinggi,” tandasnya. (dre/air/ags)









