SERANG – Jalur di wilayah Serang Timur (Sertim), di Jalan Raya Jakarta-Serang, Kabupaten Serang sering jadi langganan kemacetan. Beberapa titik bahkan hampir setiap hari ruas jalan tersebut tersendat.
Berdasarkan pantauan Radar Banten Online, titik yang menjadi langganan kemacetan di antaranya di depan pabrik Parkland World Indonesia (PWI), di depan Pabrik Nikomas Gemilang, perempatan Gorda, persimpangan Tambak, jembatan Kragilan, Pasar Kragilan dan persimpangan Pasar Ciruas. Kemacetan biasanya terjadi pada pagi dan sore hari.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Hedi Tahap membenarkan kemacetan di Jalan Raya Jakarta-Serang. Setiap pagi dan sore, Dishub mengerahkan personelnya untuk mengurai kemacetan.
“Angkot juga menjadi salah satu penyebab kemacetan. Mereka ngetem di sembarang tempat. Angkot ini memang tidak selalu mematuhi aturan,” kata Hedi melalui sambungan telepon seluler, kemarin.
Ada sekitar 14 regu dari Dinas Perhubungan Kabupaten Serang yang disebar di titik-titik kemacetan. “Kalau laporan memang yang kronis antara Kibin dengan Kragilan. (Kemacetan-red) lebih ke daerah perempatan.”
Dikatakannya, jalur tersebut merupakan jalan nasional. Banyak kendaraan melewati jalur penghubung dengan DKI Jakarta tersebut.
“Angkutan truk, pertumbuhan daerah, kemacetan ini adanya di simpangan jalan nasional dan hampir di sepanjang Jalan Raya Serang Jakarta di Serang timur,” paparnya.
Kemudian, kemacetan juga lebih sering terjadi pagi dan sore hari. Menurutnya, pada jam-jam tersebut merupakan jam sibuk. “Kebanyakan masuk dan pulangnya pekerja,” pungkasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)








