slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Guru Honorer Ini Punya Tiga Istri, Cara Dapat Istrinya Unik

Redaksi by Redaksi
28-03-2018 19:30:29
in Sosial Budaya
Guru Honorer Ini Punya Tiga Istri, Cara Dapat Istrinya Unik
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Cerita kali ini didapat dari kisah seorang guru honorer di suatu kampung di Kota Serang. Berawal dari curhat tentang beratnya hidup berumah tangga, setelah ditelisik, ternyata ia punya istri tiga.

Oalah, ya iyalah berat, satu saja repot, apalagi tiga.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Sebut saja namanya Kumed (55), lelaki berkacamata dengan rambut disisir ke samping itu berperawakan tinggi besar. Wajahnya oval, terlihat kerutan di sisi mata dengan kulit sawo matang, Kumed mengaku sangat menyukai nasi padang. Bahkan, tempat favorit makan bersama istri-istrinya pun tak lain adalah salah satu rumah makan Padang di Kota Serang. Hadeuh, ini kok jadi ngomongin nasi padang sih.

Ditemui wartawan di salah satu acara di Kota Serang, Kumed terlihat antusias dalam menjawab setiap pertanyaan. Hingga mungkin lantaran tak tahan ingin menyampaikan curhatan, berceritalah ia tentang kesehariannya yang tak biasa. Hidup dengan tiga istri dalam satu rumah, membuatnya banyak dinyinyiri orang yang tak lain teman dekat. Astaga.

“Sudah tahu saya juga stres ngurusin tiga istri, ini malah diomongin lagi. Apa enggak ada kerjaan lain ya mereka selain menghina saya terus,” keluhnya kepada Radar Banten.

Tak terima atas omongan tak enak dari teman-teman dan tetangga, Kumed kerap kali pergi seolah tak peduli pada mereka. Parahnya, bukannya sadar akan amarahnya yang membara, orang-orang malah semakin mengompori. Jadilah Kumed memusuhi.

Bahkan, seperti diceritakan Kumed, ia pernah sampai ribut dengan orang yang baru dikenal, tapi sudah berani menghina. Menganggap urusan rumah tangga bisa dijadikan bahan bercandaan, sang teman barunya itu meledek di depan orang-orang.

Tanpa basa-basi, di gardu pos ronda yang tak jauh dari kantor desa, Kumed menghajar wajah sang teman sampai tersungkur. Beruntung, ketika akan dibalas orang-orang langsung bertindak. Dipeganginya Kumed dan sang teman bersama-sama. Mereka pun diamankan ke kantor desa. Astaga, memang dia ngomong apa sih, Kang?

“Masa dia bilang, kerja cuma guru honorer, sok-sokan punya istri tiga. Atuh itu mah sama saja menyiksa,” kata Kumed meniru ucapan temannya. Duh, sabar ya Kang.

“Duh Kang, kalau enggak sabar-sabar banget mah mungkin saya sudah cerai dari dulu,” keluh Kumed. Lagian Kang Kumed segala punya istri tiga.

“Saya juga awalnya enggak ada niat bisa punya tiga istri. Panjang ceritanya, Kang!” ungkapnya.

Tepatnya di 2007, setelah menamatkan pendidikan di tingkat D-3, dengan modal seadanya, Kumed mantap mengakhiri masa lajang dan bersiap memperisitri wanita pujaan hati. Dengan penuh khidmat, ia mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu, saksi, dan wali dari mempelai wanita.

Mengikat janji sehidup semati, Kumed dan sang kekasih resmi menjadi sepasang suami istri. Waktu itu ia belum bekerja. Biasalah, seperti dialami orang-orang pada umumnya, selesai sekolah, pasti mengalami fase pengangguran sambil menyebarkan lamaran.

Hingga tiga bulan kemudian, seolah Tuhan mengabulkan doa dan menjawab perjuangan sang suami, Kumed mendapat pekerjaan sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta. Namun lantaran tak betah dengan pola kerja yang sangat menguras tenaga. Setahun setelahnya ia memilih berhenti.

Padahal, waktu itu Kumed dan sang istri sudah memiliki buah hati. Pasrah dengan dengan keadaan, pekerjaan pun datang. Ia diminta menjadi tenaga pengajar di sekolah dasar tempat tetangganya bekerja. Sejak saat itulah, awal mula segala kejutan hidup datang tak terduga.

Terlahir dari keluarga sederhana, Kumed terkenal baik dan rajin bekerja. Profesinya sebagai guru pun banyak disukai muridnya. Hingga di tahun kedua menggeluti aktivitas sebagai guru, Kumed tak bisa menolak kenyataan kalau ada salah satu muridnya yang tak punya ayah dan hidup terlunta-lunta bersama ibunya.

Tak tega pada sang murid, Kumed pun mengunjungi rumahnya. Betapa gemetar kakinya ketika melihat kondisi rumah sang murid yang tak layak. Ia pun meminta mereka tinggal di rumahnya. Lama-kelamaan, khawatir terjadi fitnah, sang istri pun meminta Kumed menikahi ibu sang murid. Subhanallah.

Jadilah Kumed punya istri dua. Menjalani hari penuh kesederhanaan, Kumed dan kedua istrinya hidup bahagia. Meski kekurangan, mereka terlihat nyaman dan saling mendukung satu sama lain. Hingga enam bulan kemudian, Kumed kembali dihadapkan pada situasi yang membuatnya tertekan.

Bagaimana tidak, meskipun hati ingin menolak, ia tidak bisa bertindak ketika guru spiritualnya di kampung meminta untuk membantu mengurus janda muda yang sudah lama hidup sendiri. Apalah daya, lagi-lagi bagai memakan buah simalakama, Kumed menikah untuk ketiga kali. Widih, seru juga ya kisah asmara Kang Kumed.

“Seru sih seru, cari nafkahnya juga seru, Kang. Tapi, alhamdulillah, sih ada saja rezeki mah,” ungkapnya.

Iya sih Kang. Apalagi penghasilan guru honorer enggak seberapa.

“Nah, itu dia makanya saya suka marah kalau ada orang menghina saya, menuduhnya saya enggak setia, nafsu sama wanita dan macam-macam. Mereka enggak tahu saja bagaimana yang sebenarnya,” curhat Kumed menggebu.

Ya ampun, sabar ya Kang Kumed. Tuhan enggak akan kasih cobaan melebihi batas kemampuan umatnya. Tetap semangat ya, Kang! (daru-zetizen/zee/dwi/RBG)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hadapi Porprov Banten, KONI Cilegon Siapkan Pemusatan Latihan

Next Post

KTP Elektronik Belum Dicetak, 17 Ribu Warga Kota Serang Terancam Tak Mencoblos

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Penganut Kepercayaan Bisa Masuk KTP

KTP Elektronik Belum Dicetak, 17 Ribu Warga Kota Serang Terancam Tak Mencoblos

Karateka Banten Wakili Indonesia pada SEAKF Championship

Karateka Banten Wakili Indonesia pada SEAKF Championship

Inilah Musisi yang Jadi Bintang Tamu Synchronize Fest 2018

Inilah Musisi yang Jadi Bintang Tamu Synchronize Fest 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga Cilegon Bisa Berkurban untuk Palestina Lewat BAZNAS, Harga Mulai Rp5,9 Juta

Warga Cilegon Bisa Berkurban untuk Palestina Lewat BAZNAS, Harga Mulai Rp5,9 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 11:21
Kota Serang Targetkan Tiga Besar di Popda 2026, Bidik 55 Medali Emas

Kota Serang Targetkan Tiga Besar di Popda 2026, Bidik 55 Medali Emas

Jumat, 15 Mei 2026 11:15
Peringatan Waisak 2026, Umat Buddha Tanam Mangrove di Ketapang Mauk Tangerang

Peringatan Waisak 2026, Umat Buddha Tanam Mangrove di Ketapang Mauk Tangerang

Jumat, 15 Mei 2026 11:11
Anggota DPRD Lebak Regen Abdul Aris Gelar Khitanan Massal Gratis 21 Juni 2026

Anggota DPRD Lebak Regen Abdul Aris Gelar Khitanan Massal Gratis 21 Juni 2026

Jumat, 15 Mei 2026 11:04
Warga Cibodas Tangerang Kembangkan Produk Daur Ulang dari Sampah Rumah Tangga

Warga Cibodas Tangerang Kembangkan Produk Daur Ulang dari Sampah Rumah Tangga

Jumat, 15 Mei 2026 10:30
Bupati Lepas 391 Jemaah Haji Kloter 18, Minta Petugas Haji Perhatikan Jemaah Lansia

Bupati Lepas 391 Jemaah Haji Kloter 18, Minta Petugas Haji Perhatikan Jemaah Lansia

Jumat, 15 Mei 2026 10:24
Warga Cilegon Bisa Berkurban untuk Palestina Lewat BAZNAS, Harga Mulai Rp5,9 Juta

Warga Cilegon Bisa Berkurban untuk Palestina Lewat BAZNAS, Harga Mulai Rp5,9 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 11:21
Kota Serang Targetkan Tiga Besar di Popda 2026, Bidik 55 Medali Emas

Kota Serang Targetkan Tiga Besar di Popda 2026, Bidik 55 Medali Emas

Jumat, 15 Mei 2026 11:15
Peringatan Waisak 2026, Umat Buddha Tanam Mangrove di Ketapang Mauk Tangerang

Peringatan Waisak 2026, Umat Buddha Tanam Mangrove di Ketapang Mauk Tangerang

Jumat, 15 Mei 2026 11:11
Anggota DPRD Lebak Regen Abdul Aris Gelar Khitanan Massal Gratis 21 Juni 2026

Anggota DPRD Lebak Regen Abdul Aris Gelar Khitanan Massal Gratis 21 Juni 2026

Jumat, 15 Mei 2026 11:04
Warga Cibodas Tangerang Kembangkan Produk Daur Ulang dari Sampah Rumah Tangga

Warga Cibodas Tangerang Kembangkan Produk Daur Ulang dari Sampah Rumah Tangga

Jumat, 15 Mei 2026 10:30
Bupati Lepas 391 Jemaah Haji Kloter 18, Minta Petugas Haji Perhatikan Jemaah Lansia

Bupati Lepas 391 Jemaah Haji Kloter 18, Minta Petugas Haji Perhatikan Jemaah Lansia

Jumat, 15 Mei 2026 10:24

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga Cilegon Bisa Berkurban untuk Palestina Lewat BAZNAS, Harga Mulai Rp5,9 Juta

Warga Cilegon Bisa Berkurban untuk Palestina Lewat BAZNAS, Harga Mulai Rp5,9 Juta

by Adam Fadillah
Jumat, 15 Mei 2026 11:21

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, BAZNAS Kota Cilegon membuka program kurban bagi masyarakat yang ingin...

Kota Serang Targetkan Tiga Besar di Popda 2026, Bidik 55 Medali Emas

Kota Serang Targetkan Tiga Besar di Popda 2026, Bidik 55 Medali Emas

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 15 Mei 2026 11:15

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Serang menargetkan masuk tiga besar pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 tingkat Provinsi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak