TANGERANG – Hingga kemarin (9/4), KPU Kabupaten Tangerang menerima 13.526 surat permohonan pindah tempat memilih (A-5). Jumlah permohonan pindah tempat memilih ini masuk daftar pemilih tambahan (DPTb).
Ketua KPU Kabupaten Tangerang Ali Zaenal Abidin merinci, per 17 Meret lalu, pihaknya menerima 13.149 orang pemilih tambahan. Terdiri dari, 6.368 pemilih perempuan dan 6.781 pemilih laki-laki. ”Itu per 17 Maret lalu sebelum diperpanjang. Setelah diperpanjang ini, per hari ini (kemarin,-red), ada tambahan sebanyak 377 orang pemilih tambahan,” tuturnya di kantor KPU Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.
KPU Kabupaten Tangerang, lanjut Ali, juga akan melayani pasien rawat inap rumah sakit yang memiliki hak memilih. Untuk melayani pemilih yang menjalani rawat inap, Panitia Pemungutan Suara (PPS) bersama saksi dan pengawas TPS di sekitar rumah sakit akan mendatangi pasien. ”Jadi, mereka akan melayani langsung pencoblosan ke pemilih (pasien di rumah sakit-red),” terang Ali.
Ia menyatakan, bahwa pasien di rumah sakit masuk DPTb. ”Karena, dia kan terdaftarnya tidak di TPS yang ada di rumah sakit. Maka, dia masuknya DPTb atau pemilih tambahan,” tegasnya.
Ketentuan warga negara tidak memenuhi hak pilihnya di tempat asalnya akibat dalam keadaan tertentu, seperti sakit, telah diatur undang-undang. ”Maka, dia harus mengurus surat perpindahan memilih A-5. Kalau tidak mengurus itu (surat pindah tempat memilih-red), maka tidak memilih,” jelas Ali.
Untuk memenuhi hak memilih para pasien di rumah sakit, lanjut Ali, KPU Kabupaten Tangerang akan melakukan pemetaan jumlah pasien di rumah sakit pada saat pemungutan suara. Serta, memetakan TPS yang letaknya berdekatan dengan rumah sakit. ”Dengan demikian, nanti, panitia di TPS di sekitar rumah sakit ini akan merapat ke rumah sakit, menghampiri si pasien bersama dengan saksi dan pengawas TPS,” ucap Ali. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan semua pihak rumah sakit di Kabupaten Tangerang untuk proses pencoblosan di rumah sakit.
Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang drg Naniek Isnaini L mengatakan, pihaknya siap ikut menyukseskan Pemilu 2019. Pihaknya akan membantu KPU melayani pasien di rumah sakitnya. ”Pokoknya, kita siap melayani pasien untuk ikut Pemilu,” pungkasnya. (mg-03/don/sub)










