slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Suami Gila Kerja, Dijalani Saja

Redaksi by Redaksi
24-05-2019 16:54:06
in Berita Utama, Umum
Suami Gila Kerja, Dijalani Saja
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Peribahasa ‘Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian’ menggambarkan kisah rumah tangga Nani (38), bukan nama sebenarnya. Jungkir balik Nani bersama suami, sebut saja Nano (40), menjalani biduk rumah tangganya. Berkat kesabaran dan kesetiaan, Nani dan suaminya mampu mengarungi semua rintangan kehidupan hingga berbuah kesuksesan dan kebahagiaan.

Dari usaha warung kecil-kecilan, Nani dan suaminya kini sukses menjadi pengusaha furnitur di Pasar Royal. Semua itu tak lain berkat kerja keras dan ikhtiar Nano yang memang gila kerja. Sempat dihina dan tertipu orang selama merintis usaha, Nano tak menyerah. Tentu kesuksesan itu tak akan tercapai tanpa doa istri.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Pernikahan Nani dan Nano terjadi sepuluh tahun silam. Keduanya memiliki karakter yang berbeda. Nani orangnya manja dan terbiasa hidup mewah, lain dengan Nano yang tipikal pekerja keras dan gila kerja.

“Suami saya orangnya enggak mau diam, apa saja dikerjakan,” ujarnya. Asal jangan ngerjain orang ya, Mbak.

Nani terlahir dari keluarga cukup mapan, meski ayahnya hanya berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN). Sementara Nano hanya anak pedagang nasi goreng keliling. Nani pun awalnya tidak menyangka bisa berjodoh dengan Nano dan mau menerima kekurangan suaminya.

Awalnya memang Nani sering mengeluh sulitnya hidup bersama Nano setelah menikah. Kondisi diperparah dengan sikap Nano yang gila kerja dan jarang menumpahkan perhatiannya terhadap Nani. Belum lagi, selama berumah tangga, Nani terus diterpa badai cobaan dan hinaan karena dicap sebagai orang miskin. Situasi itu memaksa Nani tak bisa menghentikan tetesan air mata hingga mengering dan kerap mengeluhkan nasibnya itu kepada orangtuanya.

“Waktu itu bapak saya malah nasihati dan kasih semangat. Alhamdulillah kuat jalani semuanya bersama Mas Nano,” ujar Nani yang ditemui Radar Banten sedang asyik mengobrol dengan karyawannya di Pasar Royal, Kota Serang.

Sepintas memperhatikan sosok Nani, orangnya cukup cerdas dan sopan. Nani lalu bercerita pertemuannya dengan Nano ketika berkunjung ke rumah temannya di Tangerang. Waktu itu ia dikenalkan kepada Nano. Nani pun langsung menilai Nano sebagai cowok baik, sopan, tetapi pendiam. Nano juga orangnya dingin terhadap perempuan yang membuat Nani semakin penasaran.

“Biasanya cowok kalau kenalan sama saya langsung sok cari perhatian gitu, Mas Nano enggak,” akunya. Masa sih, apa cuma pura-pura!

Maklum bila Nani menjadi pusat perhatian setiap lelaki yang melihatnya. Wajahnya cantik, kulitnya putih mulus. Nani juga pandai menjaga penampilan. Lain dengan Nano yang wajahnya pas-pasan, penampilannya juga biasa saja tidak ada yang istimewa. Namun, kesederhanaan Nano membuat Nani kagum. Makanya, Nani mau mengenal Nano lebih jauh.

Sejak pertamuan itu, Nani jadi sering menanyakan sosok Nano kepada temannya. Sampai akhirnya, Nani dan Nano dijodoh-jodohkan. Setiap ada Nano, pasti temannya menyampaikan kalau ada salam rindu dari Nani, begitu pun sebaliknya.

“Dulu saya sering dicomblangin gitu ama Mas Nano, geer dong,” kenangnya.

Sebulan berjalan, Nani tak sanggup menahan perasaan terhadap Nano. Nani pun memberanikan diri menemui Nano dan menyatakan suka padanya. Tentu saja pernyataan suka Nani ditanggapi Nano dengan kebingungan dan hanya bisa terdiam. Suasana cair setelah keduanya diledek teman-temannya agar cepat jadian. Akhirnya, mereka sepakat untuk berpacaran.

Tiga bulan pacaran, Nani meminta untuk dilamar. Tapi, belum ditanggapi Nano dengan serius karena keterbatasan biaya. Soalnya, Nano saat itu masih merintis usaha jualan mebel, belum cukup modal untuk biaya nikah.

Meski sempat tertunda, Nano akhirnya nekat meminjam uang ke saudaranya untuk modal nikah demi menikahi sang pujaan hati. Mereka pun menikah dengan pesta cukup sederhana. Mengawali rumah tangga, Nano dan Nani sementara menumpang di rumah orangtua Nani. Nano yang tak merasa nyaman hidup bersama mertua mengajak Nani tinggal di rukonya. Awalnya orangtua Nani melarang, tapi Nani menurut terhadap suami. “Di ruko itu cuma ada satu ruang buat tidur dan kamar mandi yang juga jadi dapur,” keluhnya. Sabar ya.

Baru seminggu, Nani merasa tak kuat dan memilih pulang. Namun, Nano tetap sabar dan memilih bertahan di ruko. “Ya gimana mau betah. Setiap malam dia sibuk ngelapin barang dagangan. Saya mah dianggurin,” kesalnya. Oh, jadi gara-gara jarang dibelai.

Kondisi semakin tak terkendali ketika Nani ditagih utang oleh saudara Nano. Nani terkena imbasnya, dicaci dan dilecehkan karena banyak utang. Saat itu Nani hanya bisa menangis. “Sudah tahu ada yang nagih utang, dia malah sibuk di toko saja,” sesaknya.

Seiring berjalannya waktu, Nani semakin diacuhkan suami. Nano jarang pulang dan tidak memberi kabar. Tiga tahun kemudian, usaha Nano mulai berkembang. Ia pun memperkerjakan satu karyawan. Buka toko setiap pagi sampai malam, Nano mulai lupa waktu. Situasi itu sempat memicu keributan, hingga ancaman cerai pun terucap. Namun, sempat diurungkan Nani karena nasihat orangtua.

Tiga tahun kemudian, Nani melahirkan anak pertama. Sejak itu Nano mulai membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Berkat doa dan kerja keras, usaha penjualan furnitur meningkat. Nano mulai membeli tanah untuk memperluas tokonya, serta membeli dua mobil pribadi dan satu mobil pengantar barang.    “Alhamdulillah sekarang sudah sejahtera. Anak-anak juga bisa hidup enak,” ucapnya. Syukur deh. Semoga langgeng ya, Mbak. Amin. (mg06/zai/ira)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ratusan Perusahaan Tak Memenuhi Standar K-3

Next Post

Pemkot Cilegon Dirikan Lima Posko Mudik

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Pemkot Cilegon Dirikan Lima Posko Mudik

Pemkot Cilegon Dirikan Lima Posko Mudik

Pasar Tradisional Tidak Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

Pasar Tradisional Tidak Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

Pemkab Lebak Jamin Kebutuhan Pangan Korban Banjir Bandang

Pemkab Lebak Jamin Kebutuhan Pangan Korban Banjir Bandang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

by Yusuf Permana
Selasa, 21 April 2026 20:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Banten mulai memanaskan mesin partai menjelang agenda politik ke...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak