CILEGON – Puluhan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon menggelar demo di depan kantor DPRD Kota Cilegon, Senin (17/6). Demo itu menyikapi kegaduhan pasca-rotasi mutasi eselon III dan IV di lingkungan Pemkot Cilegon.
Unjuk rasa itu dilakukan mahasiswa sekira pukul 13.45. Mahasiswa melengkapi aksinya dengam membentangkan spanduk kurang lebih sepanjang tiga meter bertuliskan “Mutasi Atas Kepentingan Siapa?” dan pada karton yang bertuliskan tentang kritikan atas proses rotasi mutasi.
Korlap Aksi Ade Setiadi menjelaskan, setelah rotasi mutasi yang berlangsung pada 31 Mei lalu terjadi kegaduhan di tengah masyarakat. Kegaduhan itu karena adanya dugaan proses rotasi mutasi yang tidak sesuai dengan aturan.
“Selain itu diperparah dengan adanya pernyataan pejabat kepada awak media yang merasa tidak dilibatkan dalam proses rotasi dan mutasi itu,” ujar Ade kepada wartawan di sela-sela aksi, Senin (17/6).
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, mahasiswa berharap persoalan ini bisa cepat selesai agar realisasi pembangunan di Kota Cilegon bisa terealisasi sesuai dengan target yang dicanangkan.
Ia melanjutkan, aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat tidak boleh terjebak pada konflik kepentingan yang berakibat pada tersendatnya tugas dan kewajiban. “Karena itu kami mendesak Komisi I DPRD Kota Cilegon untuk memanggil pihak terkait di Pemkot Cilegon,” paparnya. (Bayu Mulyana)









