SERANG – Jalan Gorda-Wewuluh, Kecamatan Cikande, yang merupakan kewenangan kabupaten mulai dibangun oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Penataan Ruang (PUPR). Kualitas jalan juga ditingkatkan dan dilebarkan. Pembangunan jalan yang menelan anggaran sebesar Rp4,5 miliar itu, ditargetkan selesai Oktober.
Pantauan Radar Banten, Jumat (21/6) siang, sejumlah pekerja proyek membongkar jalan beton yang sudah rusak. Di sisi lain tampak satu unit alat berat beroperasi meratakan tanah. Sejumlah pengendara terlihat berhati-hati saat melintas jalan yang sedang diperbaiki itu.
Pengawas proyek pembangunan Jalan Gorda-Wewuluh, Nana Sutisna mengungkapkan, pihaknya sedang memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan. Lebar Jalan Gorda-Wewuluh yang sebelumnya hanya lima meter akan dilebarkan menjadi tujuh meter. Selain itu, ketebalan jalan juga akan ditingkatkan dari 20 sentimeter menjadi 35 sentimeter. “Insya Allah ke depan awet walau bakal sering dilintasi kendaraan bertonase besar,” tegasnya di lokasi proyek.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Serang Yadi Rochdian mengatakan, pihaknya mengalokasikan anggaran di atas Rp200 miliar untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan tahun ini. Salah satunya Jalan Gorda-Wewuluh yang mulai dikerjakan.
Dijelaskan Yadi, Jalan Gorda-Wewuluh akan dibangun sepanjang 500 meter dengan nilai kontrak sebesar Rp4,5 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sebagai pelaksana proyek, yakni PT Zahra Tunggal Perkasa dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender. “Kita targetkan selesai Oktober,” tegasnya.
Yadi mengklaim, belum ada kendala selama proses pembangunan Jalan Gorda-Wewuluh. Namun, Yadi mengkhawatirkan kendala yang akan terjadi ke depan, seperti keterlambatan bahan baku, selain cuaca yang bisa menghambat pembangunan. “Semoga lancar dan masyarakat bisa turut membantu saat tahap pelaksanaannya,” harapnya.
Yadi menambahkan, pihaknya juga sedang melaksanakan pembangunan jalan kewenangan kabupaten lainnya selain Jalan Gorda-Wewuluh. Di antaranya pembangunan Jalan Sentul-Tirtayasa, Jalan Kadikaran-Wulungsemut, Jalan Pasauran-Sadatani, dan Jalan Sindanglaya-Cikolelet. Selebihnya tersebar di wilayah Kecamatan Waringinkurung, Mancak, Cinangka, Baros, dan Kecamatan Pabuaran. “Prosesnya baru 30 persen. Target semua bisa selesai November, sebelum Tahun Baru,” pungkasnya. (Haidar)









