slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sistem Zonasi, Siswa Berprestasi Jadi Frustasi

Redaksi by Redaksi
03-07-2019 12:59:47
in Berita Utama, Pendidikan
Sistem Zonasi, Siswa Berprestasi Jadi Frustasi

Gubernur Banten Wahidin Halim menerima kunjungan rombongan Komisi II DPR RI, di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (2/7). FOTO: ARTP PROVINSI BANTEN FOR RADAR BANTEN

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Akibat sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri tahun ajaran 2019/2020, siswa berprestasi menjadi frustasi lantaran tak diterima di sekolah negeri. Pemprov Banten akan menginventarisasi jumlah siswa berprestasi se-Banten yang tidak diterima di sekolah negeri.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku mendapat laporan, Senin (1/7) malam tentang seorang anak yang tidak mau keluar rumah lantaran tidak diterima di sekolah negeri. “Padahal dia berprestasi. Nilainya rata-rata hampir 10,” ungkap pria yang akrab disapa WH ini usai menerima kunjungan dari DPR RI di gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Selasa (2/7).

Baca Juga :

Ombudsman Temukan Maladministrasi pada Pelaksanaan PPDB Sistem Zonasi

Lima SMA Negeri di Lebak Tambah Kuota Peserta Didik Baru

Dampak Sistem Zonasi, SMPN Ini Kekurangan Siswa

Diprotes Warga, SMAN 1 Cibadak Akhirnya Tambah Satu Rombel

Selain WH, hadir pula dalam kesempatan itu Sekda Banten Al Muktabar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Engkos Kosasih, serta sejumlah pejabat Pemprov Banten lain. Sementara, rombongan Komisi II DPR RI yang hadir kemarin di gedung Pendopo dipimpin Mardani Ali Sera.

WH mengatakan, siswa dari Cipondoh Poris, Tangerang ini ditolak lantaran tempat tinggalnya lebih jauh posisinya daripada temannya yang lain pada satu zona yang sama. Untuk itu, orang nomor satu di Banten mengagendakan waktu untuk bertemu dengan anak tersebut. “Semalam (Senin malam-red) saya hubungi dan saya bilang ke anaknya akan saya bantu bagaimana pun caranya. Yang penting dia mau belajar, sekolah. Karena kasihan juga dia sudah berpestasi, susah payah dapat nilai bagus tapi ternyata tidak diterima,” tutur WH. Hal ini menimbulkan keprihatinan bagi WH. Makanya, ia meminta Sekda Banten Al Muktabar agar mampu mengakomodasi siswa-siswa berprestasi khususnya yang miskin di Provinsi Banten.

Untuk siswa lain yang tidak miskin, WH meyakini bahwa para siswa tersebut memiliki pilihan sekolah lain, seperti di sekolah swasta. Sementara siswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu tetapi berprestasi hanya bisa mengandalkan prestasi yang dimiliki.

Di satu sisi, WH bersyukur akan animo masyarakat yang sangat tinggi untuk bersekolah di sekolah negeri karena ada program pendidikan gratis. Namun, di sisi lain fasilitas yang dimiliki belum mampu menampung semuanya. “Sambil kami terus meningkatkan kuantitas dan kualitas fasilitas pelayanannya seperti jumlah sekolah dan guru, saya ingin anak-anak berprestasi tapi tidak ada biaya ini jangan sampai putus sekolah,” tutur mantan walikota Tangerang ini.

Ia meyakini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyetujui usulannya untuk menambah rombel. Apalagi, Pemprov mempunyai kesungguhan dan komitmen dalam bidang pendidikan. “Kami tambah bangunannya. Kami siapkan pembangunan di sekolah-sekolah. Pengembangan di sekolah kami lakukan, termasuk fisiknya,” tutur WH.

Plt Sekretaris Dindikbud Banten Ujang Rafiudin mengatakan, Pemprov memang mengusulkan penambahan rombel. “Namun tetap dibatasi karena ada jatah untuk sekolah swasta. Kasihan sekolah swastanya. Sekolah tidak kebagian siswa, kami salah juga,” ujar Ujang.

Kata dia, ada sekolah tertentu yang diusulkan penambahan rombel. Seperti sekolah yang peminatnya banyak di daerah permukiman padat penduduk. Selama proporsional, usulannya logis, sarana dan prasarana memungkinkan, tenaga pendidik dan kependidikan tersedia, serta ada porsi untuk sekolah swasta, maka bukan tidak mungkin ada penambahan rombel. “Tapi itu menurut saya,” tuturnya.

Komisi II DPR RI menyatakan dukungannya atas langkah WH dalam mengatasi persoalan PPDB. Mulai dari penambahan kuota untuk siswa berprestasi yang semula lima persen menjadi 15 persen, hingga upaya diskreasi atas jumlah rombongan belajar yang dalam aturan hanya dibatasi maksimal 12 rombel. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Ketua rombongan kunjungan Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan, secara umum inovasi PPDB tahun ini untuk pemerataan pendidikan sudah bagus, tapi ada keluhan yang dikaitkan dengan rasio sekolah dengan jumlah murid yang masih kurang. Untuk itu, pihaknya mendukung Pemprov Banten untuk meminta diskresi.

“Kalau dalam aturan itu maksimal satu tingkat 12 rombel, Pemprov mengikut kepada aturan tahun lalu untuk bisa ditambah. Sudah bersurat ke Kemendikbud dan kami dukung karena bagaimana pun yang dipentingkan bukan aturannya, tetapi pelayanan publiknya,” tutur Mardani.

Ia mengungkapkan, persoalan semacam ini tidak hanya dialami oleh Pemprov Banten saja, tetapi beberapa daerah yang memiliki karakteristik masyarakat dan letak geografis daerah serupa dengan Tanah Jawara ini.

Ia berharap, Kemendikbud dapat melihat hal-hal semacam ini dan mampu mempertimbangkan kebijakan-kebijakan terkait pelayanan publik di daerah. “Tentu akan kami dorong, karena tujuannya adalah untuk optimalisasi pelayanan publik. Karena kami concern dalam urusan itu,” ujar Mardani. (nna/air/ags)

Tags: PPDB 2019
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pasar Lebak Wangi Diresmikan Setelah Dua Tahun Mangkrak

Next Post

Cilegon United Menang, Persita Gemilang

Related Posts

PPDB Online Tingkat SMP di Cilegon Terkendala
Pendidikan

Ombudsman Temukan Maladministrasi pada Pelaksanaan PPDB Sistem Zonasi

by Aas Arbi
Minggu, 28 Juli 2019 09:04

JAKARTA - Ombudsman RI menyatakan, masih banyak menemukan maladministrasi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sistem Zonasi di Indonesia....

Read moreDetails

Lima SMA Negeri di Lebak Tambah Kuota Peserta Didik Baru

Dampak Sistem Zonasi, SMPN Ini Kekurangan Siswa

Diprotes Warga, SMAN 1 Cibadak Akhirnya Tambah Satu Rombel

Pemprov Banten Bakal Tampung Siswa Berprestasi

Tak Diterima di SMAN 1 Cibadak, Puluhan Warga Datangi Kades

Calon Siswa Baru Lakukan Pemberkasan di SMPN 2 Rangkasbitung

Gubernur Banten Usulkan Penambahan Rombongan Belajar

KPK : Kepsek Harus Tegas Supaya Kultur Titip Menitip Hilang

Daftar PPDB Online, Ambil Nomor Anteran Pukul Tiga Dini Hari

Next Post
Cilegon United Menang, Persita Gemilang

Cilegon United Menang, Persita Gemilang

Atlet Atletik Banten Tryout ke Kediri

Atlet Atletik Banten Tryout ke Kediri

Skor Tes Calon ASN Bisa Langsung Diketahui

Pendaftaran Calon ASN Dibuka Oktober

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskusi terkait krisis sampah dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan dalam kuliah umum Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta di Kampus Sindangsari.

Timbulan Sampah Kota Serang Terus Meningkat

Minggu, 14 Juni 2026 17:20
Ilustrasi gugatan

PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang Digugat Rp305 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 17:07
Pertamina Pasang PLTS Kapal

Pertamina Pasang PLTS Kapal, Hemat Solar dan Kurangi Emisi

Minggu, 14 Juni 2026 16:49
Camat Ciomas, Ugun Gurmilang saat datang ke desa-desa untuk persiapan Festival Ciomas Ngabring

Festival Ciomas Ngabring Segera Digelar, Ada Banyak Even Selama Satu Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 16:43
Atlet senam artistik Kota Cilegon berfoto bersama usai menerima medali pada POPDA XII Banten 2026 di GOR Fit Plaza, Sabtu 13 Juni 2026

Senam Artistik Sumbang Lima Medali untuk Cilegon di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:30
Atlet dayung mengikuti perlombaan nomor Stand Up Paddle (SUP) pada POPDA XII Banten 2026 di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Sabtu 13 Juni 2026.

Dayung Kota Cilegon Buka Peluang Medali di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:18
Diskusi terkait krisis sampah dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan dalam kuliah umum Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta di Kampus Sindangsari.

Timbulan Sampah Kota Serang Terus Meningkat

Minggu, 14 Juni 2026 17:20
Ilustrasi gugatan

PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang Digugat Rp305 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 17:07
Pertamina Pasang PLTS Kapal

Pertamina Pasang PLTS Kapal, Hemat Solar dan Kurangi Emisi

Minggu, 14 Juni 2026 16:49
Camat Ciomas, Ugun Gurmilang saat datang ke desa-desa untuk persiapan Festival Ciomas Ngabring

Festival Ciomas Ngabring Segera Digelar, Ada Banyak Even Selama Satu Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 16:43
Atlet senam artistik Kota Cilegon berfoto bersama usai menerima medali pada POPDA XII Banten 2026 di GOR Fit Plaza, Sabtu 13 Juni 2026

Senam Artistik Sumbang Lima Medali untuk Cilegon di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:30
Atlet dayung mengikuti perlombaan nomor Stand Up Paddle (SUP) pada POPDA XII Banten 2026 di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Sabtu 13 Juni 2026.

Dayung Kota Cilegon Buka Peluang Medali di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Diskusi terkait krisis sampah dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan dalam kuliah umum Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta di Kampus Sindangsari.

Timbulan Sampah Kota Serang Terus Meningkat

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 14 Juni 2026 17:20

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Timbulan sampah di Kota Serang terus meningkat. Persoalan sampah itu masih menjadi tantangan besar bagi Pemkot Serang....

Ilustrasi gugatan

PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang Digugat Rp305 Juta

by Fahmi
Minggu, 14 Juni 2026 17:07

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Astra Sedaya Finance (ACC Finance) Pusat cq PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang ke Pengadilan Negeri...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak