PANDEGLANG – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah terus berupaya melakukan pembenahan pelayanan kesehatan. Caranya dengan membangun gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS). Harapan dibangunnya gedung ini untuk meningkatkan pelayanan operasi organ tubuh.
Anggaran untuk proyek ini sebesar Rp3,7 miliar, dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.
Pantauan Radar Banten, Minggu (15/9) pagi, proyek yang dikerjakan CV Putra Balapunah, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo itu sudah memasuki pengerjaan begisting.
Direktur RSUD Berkah Pandeglang Firmansyah menargetkan pelayanan operasi pada sarana IBS akan befungsi secara optimal pada 2021. “Tahun ini kita pengadaan sarana gedung dulu. Tahun depan, kita usulkan lagi untuk pengadaan alkes (alat kesehatan-red). Paling cepat IBS ini akan beroprasi pada 2021,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (15/9).
Firmansyah memastikan, ke depan RSUD Berkah akan memiliki delapan fungsi penanganan operasi dari dua fungsi operasi yang sudah berjalan. “Saat ini kita baru memiliki dua penanganan operasi kecil. Pertama operasi histerektomi atau persalinan dan operasi mata. Namun kapasitasnya termasuk operasi kecil. Akan tetapi, ke depan kita akan memiliki delapan penanganan operasi. Kapasitasnya ada yang besar, seperti untuk kebidanan dan operasi saraf,” katanya.
Firmansyah meminta pelaksana proyek sarana IBS dapat melaksanakan kegiatan sesuai kontrak. Agar hasilnya berkualitas. “Harapannya pengerjaan proyek itu sesuai kontrak. Karena lokasi pengerjaannya dekat, akan saya pantau optimal. Kalau perlu akan saya awasi setiap hari,” katanya.
Ditemui di lokasi proyek, Mukhtar, seorang pekerja proyek tersebut berjanji bakal mengerjakan proyek tersebut sesuai arahan konsultan dan sesuai konsep perencanaan.
“Pelaksananya memang sedang keluar. Tapi, kami selaku pekerja akan mengerjakan proyek itu sesuai arahan konsultan dan sesuai gambar perencanaan,” katanya. (her/zis)









