TANGERANG – Warga Kota Tangerang kini tak perlu merogoh kocek melakukan pengobatan pada hewan peliharaannya. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memberi pelayanan tambahan dengan melayani pengobatan di Klinik Hewan DKP secara gratis.
Pengobatan pada hewan peliharaan itu dilakukan Seksi Produksi Perikanan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan pada Bidang Pertanian DKP. “Kami membuka pelayanan di Klinik Hewan yang berada di Jalan KS Tubun, Lantai 1 Gedung Cisadane. Di Kantor DKP. Pelayanan gratis tapi sesuai persediaan obat yang ada di klinik Hewan DKP Kota Tangerang,” kata dr Hewan Wina Listiana kepada Radar Banten, Selasa (17/9).
Untuk pelayanan klinik tersebut dilakukan setiap hari dan selama jam kerja. “Kami buka Senin sampai Jumat. Jam operasionalnya dari 08.00-16.00 WIB,” ungkapnya.
Kata Wina, hewan yang sering dibawa ke Klinik Hewan DKP hanya hewan kecil seperti kucing, anjing, kelinci, burung, ayam. Sedangkan hewan ternak kambing, domba, sapi, dan kerbau bisa house call (panggilan untuk datang ke rumah-red). Nanti petugas yang datang ke lokasi.
“Pelayanan gratis sendiri tujuanya untuk memberikan kemudahan dan meringankan biaya pemeliharaan kesehatan hewan yang dimiliki warga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wina menuturkan, belum lama ini ia juga memberi vaksinasi pada kelinci-kelinci yang berada di Taman Kupu-kupu dan Kelinci (Kunci). “Kami melakukannya saat penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional pekan lalu. Ke depan akan dilakukan rutin untuk menjaga kesehatan hewan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DKP Abduh Surahman mengatakan, sejauh ini warga Kota Tangerang yang datang dan menerima pelayanan kesehatan hewan mayoritas mengeluhkan diare, flu, hingga meminta hewan kesayangannya diberi vaksin.
“Kami pastikan pemberian obat-obatan, vitamin dan vaksinasi berlaku untuk seluruh warga, silakan datang saja ke Klinik Hewan DKP,” ungkapnya.
Salah satu pengunjung, Rosmawati memilih datang ke klinik hewan milik DKP lantaran merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. “Pelayanannya cepat dan tidak ada biaya atau gratis,” ungkapnya.
Selain berobat atau pemberian vaksin, lanjut Rosmawati, pihaknya juga sering berkonsultasi soal kesehatan kucing peliharaannya kepada dokter yang bertugas. “Kalau gatal-gatal, ada kutu di bulunya, saya suka konsultasi dan jawabannya cukup memuaskan,” pungkasnya. (one/asp)









