Kerusakan Ruas Cilegon-Anyar
CILEGON – Jalan Raya Cilegon-Anyar saat ini dalam keadaan rusak. Sejumlah titik ruas jalan dipenuhi oleh lubang dengan diameter kecil hingga besar.
Pantauan Radar Banten di sepanjang jalan yang menyambungkan Kota Cilegon dengan kawasan wisata Pantai Anyar, Kabupaten Serang tersebut, lubang dan retakan jalan sangat mudah ditemukan. Seperti di ruas jalan yang masuk wilayah Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Citangkil, dan Kecamatan Ciwandan.
Kondisi itu sangat membahayakan masyarakat karena jalan tak hanya dilintasi oleh kendaraan pribadi, tetapi juga kendaraan industri dengan ukuran sangat besar.
Kondisi tersebut pun mengundang aksi protes dari masyarakat sekitar, dengan cara menanam pohon pisang di jalan tersebut.
Aksi menanam pohon pisang itu dilakukan oleh warga pada Jumat (13/3) malam di jalan yang berada di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, dan hingga kemarin, pohon tersebut masih ada.
Warga menanam pohon pisang kepok di lubang dengan diameter sekira 45 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih 15 sentimeter.
Anjas Saputra, Ketua RT 01 RW 04, Kelurahan Ramanuju menjelaskan, aksi menanam pohon pisang itu merupakan bentuk kritikan masyarakat kepada pemerintah karena dianggap telah tutup mata dengan kondisi jalan tersebut. Kondisi jalan berlubang itu membuat kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di jalur tersebut, bahkan pernah mengakibatkan pengguna jalan meninggal dunia. “Kemarin juga ada anak sekolah jatuh, malamnya ada yang jatuh juga, ibu-ibu,” ujarnya.
Melalui aksi tersebut, ia berharap pemerintah segera bertindak dengan memperbaiki jalan agar tak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.
Suroto, salah seorang warga pun menuturkan kondisi jalan berlubang membuat rawan kecelakaan.
Menurutnya, setiap hari jalan dilintasi oleh truk-truk besar milik industri yang berada di area Kawasan Industri Krakatau Steel serta industri yang berada di daerah Purwakarta, Citangkil, dan Ciwandan.
“Ini jalur wisata yang ke Anyar juga, masyarakat juga kalau mau ke mana-mana lewat sini. Kemarin aja ada anak sekolah yang jatuh di sini,” ujarnya.
Ia menilai, seharusnya pemerintah bersikap cepat dalam menyikapi persoalan infrastruktur yang mengancam keselamatan masyarakat. Ia berharap, dengan adanya aksi tersebut pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan. (bam/air/ags)










