Unma Luncurkan MolistaMA Bertepatan dengan HUT ke-21 Provinsi Banten
PANDEGLANG – Rektor Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten Prof. Syibli Syarjaya meluncurkan mobil listrik karya mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknologi dan Informatika (FTI), Senin (4/10), bertepatan dengan HUT ke-21 Provinsi Banten. Mobil ini diberinama MolistaMA (Mobil Listrik Kita Mathla’ul Anwar)
“Sebuah terobosan baru untuk mendongkrak kreativitas mahasiswa. Semoga untuk prodi lain bisa mengembangkan ilmunya, sesuai dengan keilmuannya masing-masing,” Syibli kepada Radar Banten di halaman Rektorat Unma, Cikaliung, Pandeglang.
Di hadapan civitas akademika Unma dan mahasiswa perancang MolistaMA, Syibli menyampaikan kebanggaannya bahwa Unma tidak kalah bersaing di bidang sains dan teknologi dengan kampus ternama nasional.
“Terkait kekurangan dari mobil listrik ini, insya Allah kampus akan mendorong supaya lebih baik lagi,” tambahnya.
Diketahui, proyek perancangan dan pembuatan mobil listrik ini sebagai gagasan dari Tim Dosen Prodi Teknik Mesin. Sebagai landasan proyek ini adalah mobil listrik memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di kancah nasional sekaligus sarana transportasi yang bisa jadi dibutuhkan banyak kalangan. MolistaMA ini sementara akan dimanfaatkan di dalam kampus.
“Kami mulai diskusi dengan dosen sejumlah dosen sejak beberapa bulan lalu. Kemudian dari mahasiswa dibentuk tim sebagai pelaksana. Alhamdulillah bisa berhasil,” tutur Ketua Prodi Teknik Mesin M Azizi Hakim.
Azizi berharap, meski produksi MolistaMA ini belum sepenuhnya ideal, setidaknya dosen dan mahasiswa telah berhasil melaksanakan proyek ini dengan baik. Ke depan, MolistaMA ini bisa diproduksi dengan ukuran lebih besar dan power yang lebih kuat.
“Semoga terwujud proyek berikutnya yang akan lebih bermanfaat untuk kampus dan masyarakat umum,” imbuh Azizi.
Dekan FTI Unma Susilawati memotivasi mahasiswa dan dosen untuk berkerja sama dan berkontribusi menghasilkan produk andalan yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini menandakan bahwa riset dosen benar-benar bukan sekedar tertera di jurnal ilmiah, namun dampaknya dapat dirasakan khalayak.
“Kebanggaan ini harus menjadi pendorong civitas akademika lainnya untuk solid, kompak, dan kreatif menghasilkan produk lain yang dapat dirasakan masyarakat. Kita saling mendorong satu sama lain. Semua harus sama-sama maju. Jangan mau tertinggal, dan jangan meninggalkan yang masih di belakang. Dengan begitu insya Allah Unma ke depan akan lebih baik,” harapnya.
MolistaMA memiliki kapasitas motor 2000 watt yang bisa menjalankan kendaraan dengan bobot 500 kg. Komponen MolistaMA ini dibantu dengan pengubah daya dan kecepatan. Sedangkan mengenai kapasitas penumpang yaitu dua orang. Tim masih akan memperbaiki sejumlah bagian yang kurang ideal sehingga lebih sempurna. (fajar)












