SERANG, RADARBANTEN.CO.ID –
Maling ini tergolong nekat. Begitu kepergok oleh seorang kakek, bukannya lari menyelamatkan diri. Akan tetapi malah menghajar kakek-kakek tersebut hingga babak belur.
Maling tersebut melakukan aksi pencurian di Lingkungan Calung, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu 30 April 2022 sore.
Pelaku berhasil ditangkap polisi, setelah suara minta tolong korban didengar oleh warga sekitar.
Kapolresta Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea mengatakan kasus pencurian terjadi sekira pukul 18.30 WIB. Ketika itu, pelaku Juli (28) warga Kampung Karang Asem, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang menyatroni rumah korban, Soemardi Admadja (80).
“Jadi pelaku ini masuk ke dalam rumah korban dengan meloncat pagar terlebih dahulu dan mencongkel pintu rumah,” ungkap Maruli kepada RADARBANTEN.CO.ID.
Sebelum memasuki rumah korban, pelaku terlebih dahulu memantau kondisi sekitar. Saat kondisi di rasa aman, pelaku masuk ke dalam rumah korban. “Sebelumnya memang rumah korban ini sudah diintai,” ujar Maruli.
Namun, saat pelaku berada di dalam rumah korban tiba-tiba saja pulang. Pelaku yang kepergok korban lantas panik dan memukuli pria renta tersebut. “Pelaku ini memukuli korban dan melempar pot bunga ke muka korban sampai pecah,” kata mantan Koorsripim Polda Banten tersebut.
Maruli mengungkapkan, saat dianiaya oleh pelaku, korban berteriak keras. Teriakan tersebut membuat pelaku panik karena takut ditangkap warga. Ia kemudian berlari ke lantai atas rumah korban dan bersembunyi di dalam kamar mandi.
“Dia bersembunyi di dalam kamar mandi,” ujar alumnus Akpol 2002 tersebut.
Ia menuturkan, warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong tersebut mendatangi kediaman korban dan melaporkannya ke aparat kepolisian dari Polsek Serang. Polisi yang menerima informasi tersebut mendatangi lokasi dan menangkap pelaku.
“Pelaku berhasil ditangkap setelah anggota kami melakukan pencarian di dalam rumah korban. Untuk pelaku sudah dibawa ke Mapolsek, sedangkan korban sudah dibawa ke rumah sakit,” tutur Maruli. (*)
Reporter : Fahmi Sa’i
Editor: M Widodo











