LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan anak suku adat Baduy tadi pagi berkumpul di halaman rumah Jaro Saija di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin, 1 Agustus 2022.
Usut punya usut, ternyata mereka sengaja berkumpul di rumah Jaro Saija untuk menghadiri acara perayaan Hari Anak Nasional. Mereka antusias menghadiri acara yang dibuka oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini secara virtual.
Ekpresi kebahagiaan mereka perlihatkan ketika mendapatkan bantuan atensi dari Mensos Risma yang nilainya Rp315.571.000.
Belum lagi, salah satu dari mereka diberikan kesempatan untuk berbincang dengan Mensos Risma yang saat itu tengah berada di Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur melalui layanan live streaming.
“Terimakasih Bu Risma sudah memberikan bantuan untuk kami,” kata salah satu anak Baduy, Armin, saat berbincang dengan Mensos Risma.
Mensos Risma menanggapi dan juga memberikan motivasi kepada anak di Baduy dan anak di berbagai daerah lainnya di Indonesia untuk tetap semangat dalam meneruskan bangku pendidikan dan mengejar cita-cita.
“Saya tunggu suatu saat nanti, kalian sudah berhasil menjadi pemimpin. Tidak ada alasan bagi kalian untuk menyerah,” kata Risma.
Ia juga berpesan kepasa seluruh anak untuk menjauhi narkotika, obat-obatan terlarang, dan tindakan bullying yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Diketahui, bantuan senilai ratusan juta itu diberikan untuk 575 anak suku Baduy. Namun, bantuan itu bukan berupa uang tunai, melainkan berupa bantuan sembako, nutrisi, peralatan mandi, hingga souvenir.
Selain itu, dalam acara perayaan anak itu terdapat pagelaran kreasi seni yang ditampilkan anak suku Baduy, seperti permainan karet congklak, engklek, kerajinan membuat kain tenun, dan kesenian adat.
Ada juga stand khusus pelayanan perekaman KK, KTP, akta lahir dan KIA dari Dinas Dukcapil Kabupaten Lebak.
Reporter : Yusuf Permana











