SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi tawuran antar remaja nyaris pecah di Lingkungan Lopang Cilik, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (7/8). Rencana para remaja ini urung lantaran keburu diamankan polisi.
Informasi yang diperoleh, dua kelompok remaja itu berasal dari komunitas Be The Scen’s 018 dan Kampung_dalem.432. Sebelumnya, sekumpulan remaja terlihat berkumpul di pinggir rel Kereta Api (KA) di Lingkungan Lopang Cilik, Kelurahan Lopang pada Minggu (7/8) dinihari.
Gerak gerik remaja ini mengundang kecurigaan polisi. Sekira pukul 03.30 WIB, petugas Polsek Serang mendekati para remaja tersebut.
Kecurigaan polisi terbukti. Mereka mendapati sejumlah senjata tajam (sajam) dari tangan para remaja tersebut. “Personel melakukan pemeriksaan dan menemukan senjata tajam jenis cerulit,” kata
Kapolsek Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edi Susanto, Senin (8/8).
Para remaja yang berjumlah sembilan orang itu dibawa ke Mapolsek Serang untuk dimintai keterangan.
Sembilan remaja yang masih duduk di bangku SMP dan SMK di Kota Serang itu mengaku tergabung dalam komunitas Be The Scen’s 018. “Ngakunya dari komunitas Be The Scen’s 018,” ungkap Edi didampingi Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri.
Sembilan remaja itu berinsial MI (16), NK (16), AM (17), RR (17), AA (18), MR (14), DA (15), FF (15) dan HY (15). Mereka mengaku berniat tawuran dengan komunitas Kampung_dalem.432. “Para ramaja tersebut saling tantang melalui media sosial Instagram,” ujar mantan Kapolsek Curug tersebut.
Usai dimintai keterangan, Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri menyatakan sembilan remaja tersebut dipulangkan. “Enggak dipidana, diberikan pembinaan dulu,” tutur Iwan. (fam/nda)











