LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Polres Lebak akan menerjunkan ribuan personel polisi untuk mengamankan pemilihan kepala desa (pilkades) setentak di 66 desa pada 13 November 2022 mendatang.
“Untuk jumlah personel kepolisian yang akan dilibatkan untuk petugas pengamanan TPS (tempat pemungutan suara) sebanyak 750 personel ditambah dengan dengan pengamanan kontijensi mungkin totalnya sekitar 1.250,” kata Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan kepada Radar Banten, Selasa (20/9).
Dia mengatakan, pelaksanaan pilkades di Lebak harus berjalan aman dan lancar. Oleh karena itu, pihaknya bersama Pemkab Lebak akan mengawal dan mengamankan pesta demokrasi masyarakat desa tersebut. Dia tidak ingin, selama tahapan maupun pasca-pilkades situasi dan kondisi di lapangan tidak kondusif sehingga mengganggu kegiatan pembangunan di desa.
“Mengingat saat ini masih pandemi Covid-19, maka protokol kesehatan juga mesti diperhatikan. Intinya, kita siap mengawal Pilkades berjalan lancar dan tertib,” katanya.
Dia yakin, pada pelaksanaan pilkades nanti, semua personel siap diterjunkan. Targetnya, tidak ada konflik atau gejolak di masyarakat setelah pilkades. Untuk itu, semua calon diimbau ikut berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban sebelum dan setelah pilkades dilaksanakan.
“Kami optimistis, pilkades dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Terpenting, bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan pro terhadap masyarakat,” jelasnya.
Terpisah wakil ketua DPRD Lebak Ucuy Mashuri Sajim mengaparesiasi, kesiapan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban pasca-pilkades. Kehadiran polisi di lokasi pilkades akan membuat situasi dan kondisi di lapangan menjadi teduh. Dia berharap, tidak ada gejolak atau persoalan yang bisa merugikan masyarakat selama pelaksanaan dan setelah pilkades. Oleh karena itu, Pemkab harus ikut melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap aparatur pemerintah di tingkat bawah.
“Mudah-mudahan, pesta demokrasi desa di Lebak berjalan aman dan lancar. Tujuannya, supaya pembangunan di desa tidak terganggu,” kata politisi Demokrat ini.
Reporter: Nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











