Oleh: Albertus Wahyu Suharjono
Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPN 6 Satu Atap Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan kabupaten Lebak dalam meningkatkan standar pengetahuan peserta didik.
Kepala SMPN 6 Satu Atap Cikulur Tomtom sangat optimis penyelenggaraan ANBK ini dapat berjalan dengan baik walupun di tengah perjalanannya ada kendala mati listrik. Namun kendala itu dapat diatasi oleh Eka Hendri Prayitno, seorang guru, yang sigap mencari bantuan berupa pinjaman genset.
Kegiatan ANBK ini di bagi menjadi dua sesi kelas VIII (delapan) dalam pelaksanaanya selama kurun waktu dua hari yaitu Rabu, 21 September 2022 dan Kamis, 22 September 2022.
Peserta didik yang melaksanakan ANBK sebanyak 45 siswa, cadangan 5 siswa. Kegiatan tersebut untuk memotivasi peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan yang didapat dibangku sekolah.
Sesuai dengan visi misi sekolah, Unggul Berakhlak Karimah, Beriman dan Bertakwa kepada Allah SWT, meruapakan tujuan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang dalam dunia pendidikan yang penuh persainggan. Semoga sarana dan prasarananya mendapatkan perhatian. Seperti alat-alat kegiatan pembelajaraan berupa komputer/ laptop yang dapat digunakan peserta didik dalam melaksanakan ANBK mendapat bantuan dan perhatian khusus karena ini merupakan program nasioanal yang terus dilaksanakan setiap tahunya secara terus-menerus dan berkesinambungan.
Semoga Pemerintah Pusat dengan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi memberikan bantuan khusus terhadap peningkatan sarana prasarana di SMPN 6 Satu Atap Cikulur, Lebak sebagai penyelenggara yang langsung berhubungan dengan peserta didik yang merupaka tujuan negara dalam mencerdasakan kehidupan bangsa Indonesia sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945. *
Albertus Wahyu Suharjono, S.Pd, guru SMPN 6 Satu Atap Cikulur.











