SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Desa Kadugenep, Kecamatan Petir menikmati air bersih dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Program ini mengaliri air bersih untuk 160 kepala keluarga.
Tenaga Ahli Keuangan Kegiatan Pamsimas pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Soni Susanto mengatakan, di Kabupaten Serang ada 20 desa yang mendapatkan program Pamsimas, salah satunya Desa Kadugenep, Kecamatan Petir.
Soni mengatakan, program itu dilaksanakan secara swakelola dengan alokasi anggaran Rp400 juta dari APBN dan kontribusi masyarakat secara swadaya. “Jadi pelaksanaannya dengan membentuk kelompok masyarakat,” katanya usai peresmian Pamsimas di Desa Kadugenep, Rabu (7/12/2022).
Sementara ini, kata Soni, program itu sudah menyambung ke 71 sambungan rumah (SR). Pihaknya menargetkan program ini bisa mengaliri air bersih ke 160 kepala keluarga. “Ini merupakan program dari pemerintah untuk penyediaan air bersih masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Kadugenep M Aopidi mengatakan, program tersebut merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Tb Haerul Jaman. “Alhamdulillah program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” katanya.
Aopidi mengatakan, sebelumnya warganya kesulitan mendapatkan air bersih terlebih lagi saat musim kemarau. Masih banyak warga yang memanfaatkan sumur umum. “Jadi sekarang warga kami bisa menikmati air bersih,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat kembali dialokasikan di desanya. Sehingga semua masyarakat dapat mengakses ketersediaan air bersih. “Karena masih ada satu RW lagi yang belum mendapatkan air bersih,” ucapnya.
Warga Desa Kadugenep Eti Suhayati mengaku sangat terbantu atas program tersebut. Menurutnya, ketersediaan air bersih selama ini sangat minim. “Alhamdulillah program ini bermanfaat bagi kami,” katanya.
Eti mengatakan, selama ini ia lebih sering memanfaatkan air bersih dari musola untuk kebutuhan sehari-hari. “Sekarang air bersih sudah langsung bisa dimanfaatkan di rumah,” pungkasnya.
Reporter: A Rozak











