TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Universitas Raharja Tangerang menggelar Rapat Kerja (Raker) XIX-2022 yang diikuti oleh seluruh satuan kerja atau divisi.
Rektor Universitas Raharja Po Abas Sunarya menyampaikan, rencana strategis yang dibahas Universitas Raharja dalam rapat kerja kali ini menyangkut program kerja.
“Program kerja di dunia pendidikan pada dasarnya bakunya sama. Hanya saja ada inovasi dan kreativitas yang harus kita pacu, dengan memperhatikan perkembangan secara global,” kata Abas, Senin (19/12).
Inovasi dan kreativitas itu ujarnya akan adopsi dan dimasukkan dalam rencana kerja dengan modifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan Universitas Raharja.
“Kita akan cari solusinya agar ke depan pasca pandemi kita segera keluar dari masalah-masalah yang menyangkut pengeloaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Abas juga menambahkan, upaya bangkit atau recovery pasca pandemi tidak dengan target tinggi sebagaimana dalam situasi normal.
“(Yang penting) intinya bagaimana kita memulihkan keadaan yang ada, misalnya tadinya ada yang putus kuliah kita coba untuk bujuk agar bisa melajutkan (kuliah), kita carikan solusinya. Inilah kemudian yang kita sebut bagian dari sebuah pembinaan, karena (pembinaan) itulah ruh-nya sebuah pendidikan. Jadi tidak semata-mata hanya berorientasi profit, tapi bagaimana kita memahami situasi masyarakat yang sedang susah,” ucapnya.
Dia menyebutkan salah satu solusi yang dimaksud di antaranya yakni MBKM atau Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
“Tapi lebih dari itu, kita juga bikin model bagaimana sebuah pembelajaran di luar kampus untuk disinergikan dengan mata kuliah. Lalu kita manage, kita buatkan model instrukstur menjadikan keahlian prabadi (mahasiswa), itulah pribadi unggul yang sekarang dibutuhkan oleh negeri ini,” ungkapnya.
Sementara Ketua Yayasan Nirwana Nusantara Tangerang, Prof Untung Rahardja mengatakan, raker juga sebagai bentuk evaluasi tahunan agar capaian target dan manajemen kampus Universitas Raharja dapat dipertanggungjawabkan sebagai mana mestinya.
Ia mendukung kegiatan ini. “Dengan harapan bisa memberi solusi untuk kemajuan kampus tercinta,” ucapnya.
Prof Untung juga mengatakan, sepakat bahwa situasi saat ini adalah situasi tidak mudah atau sulit untuk sebuah institusi.
“Dari yayasan memahami perjuangan Rektorat Universitas Raharja untuk capaian target tahunan dan mengharapkan agar segenap pribadi Raharja dan manajemen Universitas Raharja tetap semangat menjalankan tugas masing-masing. Kuncinya kita harus tetap bekerja lebih keras lagi dalam menghadapi resesi global ini,” katanya.
Reporter: Syaiful Adha.
Editor: Ahmad Lutfi











