CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Cilegon Mandiri sudah mengusulkan penyesuaian tarif bagi pelanggan di tahun 2023 ke Pemerintah Daerah Kota Cilegon.
Hal itu dilatarbelakangi dengan bertambah atau naiknya biaya operasional Perumda Air Minum Cilegon Mandiri setiap tahun seperti listrik, bensin, dan faktor-faktor lainnya.
“Kita perlu adanya penyesuaian tarif untuk mengkaver kebutuhan itu semua. Kita sudah mengirimkan surat hasil kajian kita, tinggal nunggu keputusan dari Pak Walikota disetujui atau tidaknya,” kata Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Prilio Ristya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 19 Desember 2022.
Prilio menuturkan, mengusulkan untuk penyesuaian tarif di tahun 2023 mendatang naik sebesar delapan persen dari harga semua golongan.
“Kita masih nunggu usulan kami, apakah disetujui atau tidak kami kembalikan lagi ke Pak Walikota,” ujarnya.
“Tetapi jika sampai akhir tahun ini tidak ada jawaban berarti belum ada penyesuaian tarif, karena rencana penyesuaian tarif itu di awal tahun 2023, kalau belum ada jawaban atau keputusan bisa jadi di semester pertama atau kedua itu semua masih memungkinkan,” sambungnya.
Pada kesempatan tersebut, Prilio juga meminta kepada masyarakat agar bisa memahami dan menerima dengan kondisi tersebut, jika di tahun 2023 adanya penyesuaian tarif karena saat ini semua kebutuhan cenderung mengalami kenaikan.
“Mudah-mudahan pelanggan bisa memaklumi dan tidak memberatkan masyarakat,” harapnya.
Diketahui, usulan penyesuaian tarif bagi pelanggan Perumda Air Minum Cilegon Mandiri sudah diusulkan sejak tiga bulan lalu namun hingga saat ini masih belum ada jawaban dari Pemerintah Kota Cilegon. (*)
Reporter: Raju
Editor: Ahmad Lutfi











