SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satu unit rumah milik Jamra (63) warga Kampung Pasar Hebel, Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas nyaris ambruk tergerus tanah longsor.
Tanah di bagian belakang rumah longsor akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Senin 26 Desember 2022 pukul 23.00 WIB, sampai Selasa 27 Desember pagi.
Kemudian, pada pukul 20:00 WIB wilayah tersebut kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang. Namun hal itu menyebabkan pergerakan tanah.
Sekretaris Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas Fahrudin mengatakan, posisi rumah berada di wilayah dataran tinggi sehingga rawan longsor.
“Kejadiannya malem pas hujan, tanah di belakang rumah itu longsor, atap di teras belakang ikut ambruk tapi bagunan rumah masih aman,” kata Fahrudin kepada Radar Banten, Selasa (27/12/2022).
Pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. “Sudah ditinjau tim BPBD, pegawai Kecamatan Ciomas juga sudah ke lokasi,” katanya.
Lantaran dikhawatirkan terjadi longsor susulan, rumah tersebut dikosongkan. Pemilik rumah dan seluruh anggota keluarga sudah diungsikan ke rumah saudaranya. “Barang-barangnya juga sudah dipindahkan,” ungkapnya.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma membenarkan kejadian tersebut dan mengaku sudah menerjunkan personel ke lokasi. “Situasi sudah aman terkendali, tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
Reporter: Haidaroh
Editor: Abdul Rozak











