KOTA TANGSEL, RADARBANTEN-Penjualan melalui live streaming saat ini semakin dimintai para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Hanya bermodalkan media sosial, seperti akun instagram, tiktok atau facebook, pelaku UMKM sudah dapat menjual berbagai produknya melalui live streaming, dengan target konsumen dari followers mereka.
CEO dan Founder Social Bread’s, Edho Zell mengatakan, di era digital seperti sekarang ini, metode penjualan perlahan beralih ke live streaming yang lebih efektif dalam menarik konsumen.
Social Bread’s sendiri merupakan wadah bagi pelaku UMKM dalam membantu penguatan akun medsos agar penjualan live streaming pelaku UMKM semakin berkembang.
Menurut Edho, Social Bread’s sat ini telah memiliki 500 UMKM binaan yang membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka berjualan live streming, mulai dari jasa menaikkan viewers dan followers, sampai jasa konsultasi marketing digital.
Social Bread’s menawarkan sistem kemitraan dengan pelaku UMKM, dimana pelaku UMKM yang menjadi mitra dapat membayar paket Rp 5 juta dan setiap omset yang diterima pelaku UMKM dikenakan sistem nagi hasil 15 persen kepada ocial Bread’s.
Edho mengatakan, pelaku UMKM yang telah bergabung dengan Social Bread’s saat ini ada yang telag beromset Rp 100 juta perbulan, maka Social Bread’s menerima Rp 15 juta.











