KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID— Dua kelompok massa yang terdiri dari pihak penolak dan pendukung pembangunan di wilayah Tangerang Utara menggelar aksi secara bwartawan, Rabu 22 April 2026.
Aksi tersebut dipicu oleh polemik perluasan kawasan industri dan properti yang dinilai berdampak pada sektor pertanian dan perikanan.
Salah satu koordinator massa pendukung pembangunan tersebut, Fahmi Ardi meminta kepada pemerintah daerah agar mendukung investor yang berinvestasi untuk pembangunan di wilayah utara Kabupaten Tangerang.
Sebab kata Fahmi melihat bahwa pembangunan itu sangat penting bagi masyarakat, karena bisa meminimalisir angka pengangguran, khususnya di Desa Teluknaga dan Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga yang akan dibangun pergudangan.
“Pembangunan pergudangan tersebut akan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dengan meminimalisir pengangguran dan juga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Tangerang,” kata Fahmi, kepada sejumlah wartawan.
Dia juga mempersilahkan saja jika ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan pembangunan tersebut.
Sebab kata dia, sejauh perizinan dalam pembangunan tersebut sudah lengkap, maka apa yang mau dihentikan.
“Yah monggo-monggo saja, jika ada pihak yang tidak setuju dengan pembangunan tersebut. Namun jika perizinan pembangunan tersebut nyatanya lengkap, maka apa yang mau dihentikan,” tanya Fahmi.
Terkait munculnya Perpres nomor 4 tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Fahmi menilai bahwa Perpres tersebut baru muncul 4 bulan ini.
“Pokoknya kami berharap, supaya pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung investasi terhadap investor yang ingin memajukan wilayah kami, karena kami ingin wilayah kami maju,” ungkap Fahmi.
Fahmi juga menerangkan bahwa lahan sawah yang digunakan investor untuk pembangunan pergudangan tersebut di Kecamatan Teluknaga merupakan lahan sawah yang sudah tidak produktif.
Terkait lahan tersebut apakah termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD)?. Fahmi belum bisa memastikan bahwa lahan tersebut merupakan LSD atau bukan.
“Yang penting buat kami sebagai masyarakat, dengan adanya pembangunan di sektor investasi ini, bisa menekan angka pengangguran bagi masyarakat,” tukasnya.
Editor: Bayu Mulyana











