RADARBANTEN.CO.ID – Zakat merupakan rukun Islam yang keempat yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang yang mampu menunaikannya.
Zakat merupakan mengeluarkan sejumlah harta tertentu dan diberi kepada orang yang berhak menerima zakat.
Karena zakat merupakan salah satu rukun islam, maka hukum mengeluarkan zakat wajib seseorang yang mampu menunaikannya dengan tujuan ibadah.
Orang yang berzakat mengharapkan ridho Allah dan memberikan sebuah rasa kebahagiaan kepada orang yang berhak menerima zakat.
Perintah zakat ditujukan agar bisa mensucikan harta dan benda setiap orang muslim.
Waktu berzakat dimulai awal Ramadan hingga pagi hari menjelang melaksanakan salat hari raya idul fitri.
Zakat yang ditunaikan umat Islam terbagi dua yaitu zakat nafsi yang kita sebut dengan istilah zakat fitrah dengan zakat mal atau zakat harta perniagaan atau perkebunan.
Zakat fitrah merupakan zakat yang pelaksanaan pengeluaran zakatnya oleh umat muslim pada bulan Ramadan.
Waktu membayar zakat fitrah dimulai awal Ramadan hingga pagi hari menjelang melaksanakan salat hari raya idul fitri.
Untuk berzakat seseorang perlu berniat terlebih dahulu agar amalan zakat dapat diterima oleh Allah dan diridhoi menjadi keberkahan dengan harta yang dikeluarkan.
Berikut ini niat zakat fitrah untuk diri sendiri,keluarga,anak dan oorang yang diwakilkan disertai doa dan ijab yang diucapkan untuk orang yang menerima zakat tersebut.
- Niat zakat fitrah untuk diri sendiri
نويت أن أخرج زكاة الفطر عن نفسي فرضا لله تعالى
Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri an Nafsi fardhu lillahi ta’ala
“saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.”
- Niat zakat fitrah untuk istri
نويت أن أخرج زكاة الفطر عن زوجتي فرضا لله تعالى
Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri an zaujati fardhu lillahi ta’ala
“saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istri saya, fardu karena Allah Ta‘ala ”











