PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cisata menggelar kegiatan istighosah serta berbagi takjil kepada warga dan pengendara yang melintas di Jalan Pandeglang–Labuan, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang.
Selain pembagian takjil, PAC IPNU dan IPPNU juga mengadakan kegiatan buka puasa bersama masyarakat dari Kecamatan Cisata dan Saketi yang berlangsung di Yayasan Auladul Fajri.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pengasuh Pondok Pesantren Auladul Fajri yang turut membantu menyukseskan kegiatan sosial tersebut.
Ketua PAC IPNU Cisata, Rian Kurniawan mengatakan, kegiatan berbagi takjil merupakan agenda tahunan IPNU–IPPNU Cisata setiap bulan Ramadan.
“Berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang berkolaborasi dengan Yayasan Auladul Fajri,” katanya, Selasa 10 Maret 2026.
Rian mengaku bersyukur kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pondok Pesantren Auladul Fajri yang telah menjadi donatur. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat serta menjadi amal kebaikan di bulan Ramadan,” ujarnya.
Ketua PAC IPPNU Cisata, Anita Isti Humairoh mengatakan, pihaknya menerjunkan sekitar 40 anggota IPNU–IPPNU untuk membagikan puluhan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan Kadu Paeh.
“Menu takjil yang dibagikan berupa kurma, gorengan, dan jajanan. Pembagian dimulai pukul 16.00 WIB dan dalam waktu kurang dari satu jam takjil sudah habis,” katanya.
Ketua PC IPNU Kabupaten Pandeglang, Uci, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kegiatan pembagian takjil yang dilakukan oleh PAC IPNU–IPPNU Cisata.
“Kami sangat mendukung dan bangga dengan antusiasme PAC IPNU–IPPNU Cisata. Ini merupakan wujud kepedulian kepada sesama,” katanya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Auladul Fajri, Aki Jidah Siddjin, menyampaikan pentingnya menumbuhkan kesadaran untuk peduli terhadap sesama, khususnya dalam kegiatan organisasi.
“Kesadaran untuk berbagi itu penting. Dalam organisasi kita harus siap mengorbankan waktu, tenaga, pemikiran bahkan materi demi kepentingan bersama,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











