RADARBANTEN.CO.ID – Akhir-akhir ini, Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau dikenal dengan Buya Hamka ramai diperbincangkan.
Buya Hamka ramai diperbincangkan oleh beberapa orang dikarenakan biografi dan kisah hidupnya diangkat menjadi sebuah film.
Beberapa karya karya Buya Hamka mengenai biografi perjalanan pribaidnya hingga novel seperti di Bawah Lindungan Ka’bah (1936) dan Tenggelamnya Kapal van der Wijck (1937).
Selain seorang ulama, Buya Hamka pun sastrawan, sejarawan, dan politikus legendaris yang berasal dari Indonesia.
Jadi tidak heran jika Buya Hamka menjadi ulama yang sangat dihormati karena lahir dari keluarga yang taat agama dan ilmu pengetahuan.
Karena Buya Hamka seorang sastrawan, jadi sudah tenty sering membuat kata-kata dan puisi yang isinya romantis dan related dengan kehidupan.
Buya Hamka lahir pada 17 Februari 1908 di Sungai Batang, Sumatera Barat.
Karena Buya Hamka lahir dari keluarga yang taat beragama, sehingga mampu menjadi ulama yang sangat berpengaruh pada masanya.
Buya Hamka meninggal pada 24 Juli 1981, walaupun beliau sudah tiada tapi karyanya tidak ikut tenggelam.
Karyanya masih dibaca dan mampu mengenang sosok Buya Hamka yang cukup mengandung hikmah dan makna.
Sebagai ulama dan seorang sastrawan, kata-kata Buya Hamka yang bijak dan penuh makna dikutip oleh anak anak zaman sekarang sebagai caption kehidupan.
Berikut beberapa kata kata cinta dari Buya Hamka yang tergambar dari qoutes-nya dikutip dari popbela.com dan berbagai sumber :
1. Kadang-kadang cinta bersifat tamak dan loba, kadang-kadang waswas dan kadang-kadang putus asa. – Buya Hamka
2. Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya.











