SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang memberikan pembinaan terhadap petugas kesehatan agar dapat melakukan pemetaan sarana dan prasarana (Sarpras) dan Alat Kesehatan (Alkes) di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Labkesmas.
Upaya tersebut dilakukan guna memastikan agar database alkes dan sarana prasarana bisa terinventarisasi dengan baik dan akurat, untuk mewujudkan pelayanan yang berkualitas.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Efrizal, mengatakan pelaksanaan pembinaan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan mendata seluruh alat kesehatan dan sarana prasarana yang ada di Puskesmas.
“Kita ingin segala sesuatunya selaras. Kadang-kadang kondisi di lapangan rusak, tetapi ketika kami datang ke Kemenkes, di sistem justru belum di update sehingga kondisinya justru berbeda sehingga tidak dapat mengajukan bantuan,” katanya, Senin 18 Mei 2026.
Dengan adanya pelaksanaan pembinaan, diharapkan seluruh petugas bisa mengerti melakukan singkronisasi terhadap kondisi fisik dan kondisi di sistem sehingga diperoleh data yang akurat.
Tag hanya itu, dengan adanya pelatihan, diharapkan adanya data terpadu mengenai kondisi alat kesehatan di masing-masing Puskesmas dan kelengkapan dari alat-alat yang ada di Puskesmas masing-masing.
Sehingga nantinya, pemerintah daerah bisa dengan mudah mengajukan bantuan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkes untuk bantuan alat kesehatan.
“Karena dari Kemenkes inginnya datanya selaras. Saat ini dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, maka kita tidak bisa maksimal untuk pelengkapan alat kesehatan. Sehingga kita upayakan melalui program pusat,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak










