RADARBANTEN.CO.ID – Rokok kretek dari daun talas ini merupakan hasil racikan Ulwan Hakim dan bermerk Gupolo.
Ulwan Hakim, warga Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dengan inovatif menciptakan rokok kretek dari daun talas yang unik.
Disinyalir rokok kretek dari daun talas ini bebas dari kadar nikotin karena tidak memakai temabakau sama sekali.
Rokok kretek dari daun talas ini merupakan hasil eksperimen Ulwan untuk menciptakan rokok herbal dengan membeli olahan daun talas dari Jawa Barat dan sebagiannya dari Jawa Tengah.
Dikutip RADARBANTEN.CO.ID dari berbagai sumber, Gupolo sebagai produsen rokok kretek dari daun talas telah dipasarkan ke wilayah Jawa dan Sumatera.
Talas merupakan tanaman berumbi yang banyak ditemukan di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Dan perlu diketahui di beberapa tempat, talas di jadikan makanan pokok pengganti padi.
Nama ilmiah dari tanaman yang banyak tersedia di Banten ini adalah Colocasia Esculenta. Memiliki kandungan serat, protein, air, vitamin C, zat besi dan nihil akan kadar nikotin.
Jenis daun talas yang menjadi bahan baku rokok adalah jenis daun talas beneng. Talas ini menjadi komoditi bahan pangan pokok di Provinsi Banten.
Dilansir laman bantenpro.go.id, ubi-ubian asli asal Pandeglang ini telah dberhasil dikembangkan warga kelompok tani dan disajikan dalam bentuk keripik, kue dan bahan dasar penganan lainnya.
Tidak hanya ubinya saja, daun talas beneng ternyata bisa dimanfaatkan untuk membuat rokok herbal seperti yang dipelopori oleh Ulwan dengan rokok kretek dari daun talasnya.
Jika saja dikembangkan, daun tanaman talas beneng yang banyak tersedia di Pandeglang akan menciptakan produk baru yaitu rokok herbal seperti yang Ulwan lakukan.
Semoga dengan artikel ini, penggiat kelompok tani yang membudidayakan talas beneng di Banten bisa terinspirasi. ***
Editor: Haidaroh










