SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten saat ini tengah mewaspadai penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang hewan kurban seperti sapi, kerbau dan kambing.
Penyakit itu dikhawatirkan menyerang hewan ternak yang dominannya digunakan sebagai hewan kurban pada hari raya Idul Adha nanti.
Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, penyakit menular itu saat ini baru terdeteksi di Kabupaten Tangerang. Sedikitnya ada 6 Kecamatan yang terinfeksi penyakit itu.
“Saat ini kita sedang mewaspadai endemis terhadap penyakit menular yang membahayakan hewan ternak seperti LSD. Penyakit cacar pada hewan ternak ini sudah ada di Tangerang. Kita pastikan penyakit ini ditindaklanjuti secara cepat agar tidak menyebar,” kata Kadistan kepada waratwan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa 22 Mei 2023.
Kadistan mengatakan, saat ini pihaknya tidak risau dengan penyakit mulut dan kuku (PMK), sebab ia memastikan Banten sudah bebas dari penyakit itu.
Sedangkan kasus LSD, ia menuturkan, sedikitnya ada 303 hewan ternak yang terinfeksi penyakit itu. Saat ini, ratusan hewan ternak itu sedang dikarantina dan dilakukan upaya penyembuhan.
“Kasus LSD di Kabupaten Tangerang secara akumulasi dan dalam penyembuhan sebanyak 303 ekor dan dipastikan dalam penyembuhan,” ucapnya.
Untuk mencegah kasus itu menyebar, pihaknya pun kini menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai fokus khusus atas penyebaran LSD. Katanya, setiap peredaran hewan ternak akan diawasi secara ketat.
“Kita pastikan setiap kasus LSD bisa kita tangani. Dengan begitu, persediaan hewan kurban di sini (Banten ,-red) harus memenuhi kepada kaidah-kaidah aman, sehat, utuh dan halal sehingga masyarakat umat muslim Banten bisa menikmati hewan kurban sesuai kaidah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











