CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi program prioritas Pemkot Cilegon dinilai belum signifikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Cilegon Abdul Ghoffar.
Ghoffar menilai, program prioritas yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) belum secara signifikan terealisasi jika diukur secara kuantitatif.
“Memang ada data angka-angka yang bersumber data BPS (Badan Pusat Statistik) misal angka pengangguran terbuka yang berkurang, angka kemiskinan tapi realitasnya di lapangan tidak seperti gambaran data BPS,” papar Ghoffar, Selasa 22 Agustus 2023.
Dijelaskan Ghoffar, di lapangan masih saja ditemukan kondisi bahwa hampir miskin itu juga masih banyak, satu indikasinya tidak ada penghasilan tetap, kemudian nunggak BPJS Kesehatan yang dari kepesertaan mandiri kemudian tidak sanggup meneruskan karena di-PHK.
“Kemudian kondisi stunting juga masih ada. Itu kondisi yang dapat digambarkan di realitas sosial,” papar Ghoffar.
Menurutnya hal itu baru dari satu sisi gambaran janji politik yang diejawantahkan dalam program prioritas.
Diketahui, Pemkot Cilegon sedang mengevaluasi realisasi program prioritas daerah.
Evaluasi itu dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Program Prioritas Daerah dan Janji Politis Wali Kota di Ballroom Grand Hotel Preanger, Bandung yang digelar sejak Senin 21 Agustus hingga Rabu 23 Agustus 2023. (*)
Reporter Bayu Mulyana
Editor : Aas Arbi











