SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Komisi III DPRD Banten mendorong agar anggaran perubahan pada APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tahun anggaran 2023 harus dapat mendukung perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi III DPRD Banten M Faizal mengatakan, Pemprov Banten harus melakukan segala upaya dalam mengenjot PAD dari berbagai sektor khususnya perpajakan yang jadi sumber utama pendapatan Pemprov Banten.
“Harapan saya bahwa APBD Perubahan 2023 bisa digunakan untuk mendorong peningkatan perolehan PAD, jadi saya tulis sesuatu yang bisa meningkatkan PAD harus dapat dimaksimalkan mungkin,” kata M Faizal kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 9 September 2023.
M Faizal mengatakan, di sektor perpajakan yang mana PAD Pemprov Banten disumbangkan oleh pajak kendaraan bermotor, Pemprov Banten harus bisa memaksimalkan potensi itu melalui program desiminasi pajak yang menyasar seluruh kalangan masyarakat khususnya para penunggak pajak.
Katanya, program itu harus dapat dimaksimalkan dengan mengajak para wajib pajak untuk membayarkan pajak mereka guna mendukung pembangunan di Banten.
“Sosialisasi harus dilakukan secara masif kepada lara wajib pajak, kita ajak dan berikan kemudahan kepada mereka untuk tidak menunggak pajak. Evaluasi juga tentu harus kita lakukan dalam pelayanan kepada masyarakat agar para wajib pajak bisa dengan nyaman membayarkan kewajiban mereka,” katanya.
Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga menyebut bahwa sektor pariwisata dan olahraga juga harus mendapatkan perhatian lebih, mengingat potensi PAD kedua sektor itu sangatlah tinggi. Soalnya, Banten merupakan wilayah yang kaya akan destinasi wisata.
Lebih jauhnya, Faizal menjelaskan, perolehan PAD sangatlah perlu untuk dimaksimalkan, mengingat PAD merupakan sumber utama Pemprov dalam merealisasi berbagai program pembangunan di Banten.
“PAD adalah sumber utama kita, karena belanja transfer dari Pemerintah Pusat itu nominalnya lebih kecil dari PAD kita. Maka berbagai potensi PAD pun harus dapat dimaksimalkan dengan baik agar ada pemerataan dan pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.
Saat ini, ungkap Faizal, perolehan PAD di Banten sudah mencapai 60 persen dari target. Ia pun berharap kepada masyarakat agar dapat berkontribusi dalam memaksimalkan perolehan PAD. Salah satunya dengan cara membayar pajak.
“Harapan saya semua wajib pajak untuk mentaati pajak, bagi warga yang bertempat tinggal di Banten namun memiliki kendaraan dengan nomor seri Jawa Barat maupun daerah luar Banten lainnya diharapkan dapat melakukan balik nama di Banten,” kata Faisal.
“Juga kita berharap warga mengisi bahan bakarnya di wilayah Banten, supaya pajaknya masuk ke Banten yang mana semua pajak ini sendiri akan digunakan untuk membangun berbagai sarana infrastruktur di Banten,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











