RADARBANTEN.CO.ID-Jamu merupakan minuman herbal yang berkhasiat menjaga kesehatan tubuh. Selain itu jamu yang diracik dari berbagai jenis tanaman herbal itu juga berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
Manfaat jamu tradisional ini mendorong orang-orang memproduksi dan menjualnyaa. Daribanyak merek jamu atau obat tradisional yang ada di Indoesia, salah satu merek yang terkenal adalah Jamu Nyonya Meneer. Bahkan, sejak awal abad 20.
Sebagaimana dikutip RADARBANTEN.CO.ID, dari postingan akun facebook, @oktavianus Henry, sejarah Jamu Nyonya Meneer, tidak terlepas dari kiprah seorang wanita bernama Lauw Ping Nio, kelahiran Sidoarjo pada tahun 1895. Pada saat itu Lauw Ping merintis perusahaan jamu Jawa berbekal dari pengetahuan meramu jamu yang didapat dari keluarganya.
Jamu hasil ramuan Lauw Ping terus berkembang dari industri rumahan menjadi sebuah perusahaan. Di antaranya perusahaan Jamu Sido Muncul, Air Mantjur, Jamu Djago, Njoja Meneer yang berdiri sejak tahun 1919.
Perusahaan Jamu Lauw Ping menjadi industri jamu tradisional terbesar di Indonesia.
Selain sukses mendirikan jamu tradisional, Lauw Ping yang dikenal sebagai Nyonya Meneer juga membuka toko obat yang sangat dikenal warga Kota Semarang. Perusahaan Jamu Nyonya Meneer makin berkembang pesat saat anak-anak Nyonya Meneer beranjak dewasa dan mulai membantu usahanya.
Adapun Lauw Ping Nio memiliki nama panggilan Nyonya Meneer karena konon saat mengandung ibu dari Lauw Ping mengidam makan Menir. Yaitu sisa hasil penumbukan padi yang bentuknya kecil.
Menir sendiri adalah pecahan (ujung) beras yang selain bisa dimakan juga biasa dimanfaatkan untuk pakan ternak seperti itik dan ayam. Pada saat Lau Ping Nio lahir, ibunya lantas memanggilnya Menir.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Merwanda











