SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar lebih untuk membeli cadangan pangan yang saat ini masih kekurangan.
Anggaran sebesar itu didapatkan dari penghargaan insentif fiskal yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) usai mampu menangani inflasi di daerah sebesar Rp 9 miliar lebih.
Anggaran Rp 7 miliar lebih itu akan diberikan kepada Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang, untuk menambah stok pangan yang ada di Kota Serang.
Pasalnya, saat ini Kota Serang hanya memiliki persediaan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD). Kota Serang hanya memiliki stok pangan berupa beras sekitar 68,4 ton. Angka tersebut masih jauh dari hitungan ideal, yang seharusnya memiliki 280 ton CPPD.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang mengakui bahwa harga beras saat ini di Kota Serang masih tinggi dan tak kunjung turun.
Hal itu karena cuaca kemarau atau dampak dari El Nino yang membuat lahan pertanian kekeringan, bahkan hingga gagal panen.
Selain itu, stok pangan di Kota Serang juga disebut masih mengalami kekurangan. Sehingga, kata Syafrudin, dibutuhkan pembelian pangan berupa beras menggunakan dana insentif fiskal.
Menurutnya, insentif fiskal itu diberikan dengan tujuan pengendalian inflasi dan mengendalikan harga beras yang ada di pasaran.
“Sebenarnya Kota Serang mendapatkan insentif fiskal dalam rangka penanggulangan inflasi. Karena dari anggaran Rp9 miliar, itu Rp7 miliar lebih akan diberikan kepada Dinas Pertanian dalam rangka pengendalian inflasi, dan mengendalikan harga beras yang ada di Pasar,” ujar Syafrudin, Jumat 13 Oktober 2023.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang, Siswati mengatakan, Kota Serang saat ini hanya memiliki 68,4 ton dan akan ditambah pembelian 75 ton dari insentif fiskal yang didapatkan dari Kemendagri beberapa waktu lalu.
“Kalau stok pangan sendiri kita yang di Bulog itu punya 68,4 ton. Rencana ada pembelian dari dana fiskal 75 ton, kita punya sampai akhir tahun ini sekitar 145 ton cadangan pangan,” katanya.
Ia mengakui stok pangan di Kota Serang masih mengalami kekurangan apabila merujuk pada hitungan ideal sekitar 280 ton.
“Kalau dari hitungan kita masih kurang, dari hitungan ideal itu seharusnya sekitar 280 ton, jadi masih kurang 135 ton,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak












