TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 80 personel setiap hari di 12 pos BPBD Kabupaten Tangerang untuk mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi.
“Juga ditambah dengan tiga orang personel Pusdalops yang selalu siaga 24 jam menerima panggilan kedaruratan,” ungkapnya, Selasa, 5 Desember 2023.
Menurutnya, saat in banjir dan badai bisa saja datang, ditambah cuaca ekstrem juga tengah melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Tangerang.
“Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Tangerang sedang melakukan mitigasi bencana, seperti banjir secara terpadu dengan melibatkan perangkat daerah terkait,” ujarnya.
Selain itu, kata Ujat, puluhan personel BPBD Kabupaten Tangerang dan peralatan kedaruratan bencana seperti perahu karet, pompa air, dan dapur logistik juga telah disiagakan untuk menghadapi situasi bencana yang bisa datang kapan saja.
“Nah, berikut logistik untuk kedaruratan juga sudah disiapkan dan jika diperlukan nanti akan segera kita salurkan sesuai dengan kebutuhan,” terangnya.
Kata Ujat, dalam melakukan mitigasi bencana, BPBD juga telah melakukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam penanganan kedaruratan bencana, seperti dengan menyiapkan titik kumpul, tempat evakuasi, jalur evakuasi, serta membentuk kelompok siaga bencana di desa.
“Di sisi lain kami juga telah memiliki kelompok siaga bencana di setiap desa, mereka juga kami imbau untuk proaktif memberikan informasi terkait dengan kejadian maupun membantu proses penanggulangan bencana,” katanya.
Selain itu, tambah Ujat, BPBD Kabupaten Tangerang juga sudah mulai memetakan lokasi rawan banjir, yang saat ini terdapat lima kecamatan yang masuk lokasi titik sangat rawan banjir.
Di antaranya, adalah Kecamatan Teluknaga, Kecamatan Pasarkemis, Kecamatan Tigaraksa, Kecamatan Cisoka, dan Kecamatan Balaraja.
“Makanya, kita mengimbau masyarakat supaya terus waspada, jika terjadi suatu bencana seperti banjir segera hubungi BPBD Kabupaten Tangerang melalui panggilan kedaruratan 112,” pungkasnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agus Priwandono











