LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Viral video pelajar dari dua sekolah berbeda terlibat tawuran di jalan. Dalam video tersebut, tampak para pelajar saling serang, namun warga langsung membubarkannya.
Diduga ada belasan pelajar yang terlibat dalam tawuran tersebut.
Tawuran antarpelajar tersebut terjadi di Jalan Pamarayan, tepatnya di Kampung Kolelet, Desa Kolelet, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Warga Kolelet, Fazri, mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Semua siswa yang terlibat hendak saling serang, namun ada warga yang langsung membubarkannya.
“Jadi langsung dibubarkan oleh warga yang ada di sekitar jalan, para pelajar langsung kabur karena semua menggunakan sepeda motor,” katanya, Rabu, 17 Januari 2024.
Fazri mengatakan, dalam aksi tawuran tersebut tidak ada korban luka dan jiwa, karena semua pelajar langsung membubarkan diri.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka dan jiwa. Jadi semua pelajar mengetahui ada warga, mereka kabur semuanya bawa motor,” ucap Fazri.
Ditambahkan Fazri, pasca tawuran tersebut, saat ini warga sekitar di Kampung Kolelet terus berjaga-jaga, mengetahui aksi yang sama sempat terjadi di SMPN 7 Rangkasbitung.
“Kami terus berjaga-jaga, takutnya ada aksi seperti ini lagi. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian mengenai aksi tawuran pelajar ini,” tuturnya.
Kapolsek Rangkasbitung, AKP Pipih Iwan Hermansyah, membenarkan kejadian tersebut dan sedang melakukan penyelidikan.
“Iya, kami masih menindaklanjuti aksi tawuran tersebut,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan ke sekolah terjadi di SMPN 7 Rangkasbitung yang terjadi pada 5 Januari 2024 lalu. Namun, aksi tersebut urung terjadi karena pelaku penyerangan yang diduga para siswa kabur. (*)
Editor: Agus Priwandono











