TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejak 2022 sampai 2023, Pemprov Banten sudah membangun 26 SMA/SMk/SKh negeri di Kabupaten Tangerang. Jumlah itu terdiri dari 13 SMA negeri, 12 SMK negeri, dan satu SKh negeri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani mengatakan, dari 26 unit sekolah yang telah dibangun, ada lima unit sekolah baru (USB). “Dua SMKN di Kecamatan Curug (SMKN 13 Kabupaten Tangerang-red) dan Cikupa (SMKN 14 Kabupaten Tangerang-red),” ujar Tabrani saat peresmian hasil pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Tangerang yang dipusatkan di SMKN 13 Kabupaten Tangerang, Rabu, 31 Januari 2024.
Selain itu, lanjutnya, ada juga tiga SMAN yang dibangun di Kabupaten Tangerang yaitu SMAN 30 Kabupaten Tangerang, SMAn 31 Kabupaten Tangerang, dan SMAN 32 Kabupaten Tangerang. “SMA negeri yang dibangun USB adalah sekolah-sekolah yang bertahun-tahun numpang di SD dan madrasah,” tuturnya.
Selain pembangunan USB, ia juga mengaku, ada pembangunan ruang kelas baru (RKB), laboratorium, ruang guru, perpustakaan, toilet, dan ruang-ruang lain untuk kelangsungan belajar yang lebih baik. Pembangunan tersebut telah selesai dikerjakan.
“Sesuai arahan gubernur, SMAN dan SMKN telah dimanfaatkan oleh sekolah. Terima kasih atas arahan, bimbingan, dan petunjuk sehingga sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan, alhamdulillah bisa selesai,” terangnya.
Untuk SMKN 13 Kabupaten Tangerang, Tabrani menjelaskan bahwa sekolah itu adalah baru, sehingga baru ada siswa kelas 10. Namun untuk bangunannya telah dilengkapi ruang kelas baru (RKB) dan ruang praktik siswa (RPS) untuk mengantisipasi saat ada siswa baru nanti.
“InshaAllah tahun ini hingga tahun depan akan dilengkapi dengan alat praktik sesuai dengan kebutuhan,” ujar mantan Kepala Dindikbud Kota Tangerang ini.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Tangerang Prima Saraspuspa mengatakan, Pemkab Tangerang mengapresiasi atas sarana dan prasarana pendidikan yang dibangun Pemprov Banten di Kabupaten Tangerang. “Ini sangat penting untuk menjamin proses pembelajaran di sekolah, sehingga terselenggara dengan nyaman,” ujarnya.
Mewakili Pj Bupati Tangerang, ia mengaku Pemkab Tangerang berterima kasih atas pembangunan yang telah dilakukan Pemprov Banten di Kabupaten Tangerang. Selain itu, Pemkab Tangerang juga berterima kasih atas bantuan sosial yang diberikan Pemprov termasuk bantuan keuangan dan alokasi dana desa yang digulirkan untuk masyarakat Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, karena sumber pendanaan berasal dari masyarakat. “Dan ini oleh kita semua dan untuk masyarakat. Maka manfaatkanlah betul sarana prasarana ini sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia berharap para siswa, guru, dan kepala sekolah menjaga, merawat, dan menggunakan sarana prasarana ini secara baik, bijaksana, dan arif. Dengan makin dilengkapi sarana prasarana, maka infrastruktur yang ada menjadi daya dukung bagi pengembangan pendidikan.
Mengembangkan lingkungan ini menjadi lingkungan yang baik dan sejuk. Hijaukan dengan tanam pohon. Apalagi beberapa waktu lalu, Banten punya problem pencemaran udara.
Setiap siswa minimal punya satu pot atau tanaman yang dirawat dengan baik, sehingga mengedukasi siswa untuk sayang tanaman. Selain memiliki dampak ekonomi, ada juga dampak sosial dari penanaman pohon, seperti mencegah banjir dan longsor.
Usai di SMKN 13 Kabupaten Tangerang, Al juga meninjau bangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang.
Reporter: Rostinah
Editor: Abdul Rozak











