TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pengadaan baju dinas dan atribut untuk pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2024 senilai Rp1,8 Miliar sangat disesalkan oleh masyarakat.
Aktivis Kabupaten Tangerang, Retno Juarno menyayangkan jika anggaran untuk pengadaan baju dinas dan atribut pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang tersebut mencapai angka fantastis hingga miliaran.
Pasalnya, dengan kondisi ekonomi masyarakat seperti ini. Baiknya anggarannya bisa ditekan seminimal mungkin dan menggunakan bahan yang sewajarnya, tapi enak digunakan.
“Saat ini masyarakat tengah dihadapi dengan tingginya harga kebutuhan pokok. Maka harusnya anggaran pengadaan baju dinas DPRD Kabupaten Tangerang itu diminimalisir harganya, dan sisanya bisa diperuntukan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya, Rabu 6 Maret 2024.
Selain itu, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang diharapkan transparan terhadap lelang atau penunjukkan langsung dalam kegiatan pengadaan baju dinas.
“Ini saya melihat kalau yang mendapat pekerjaan tersebut orangnya itu-itu aja, dan tailornya selalu itu,” ucapnya.
Untuk itu, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang diharapkan bisa memberikan pekerjaan pengadaan baju dinas pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang kepada penjahit lokal asal Kabupaten Tangerang.
“Karena dengan begitu, Sekretariat DPRD sama saja mendorong penjahit lokal Kabupaten Tangerang untuk eksis di dunia fashion,” harapnya
Diketahui, dari SiRUP LKPP, paket tersebut diberi nama ‘Belanja Pakaian Dinas dan Atribut Pimpinan dan Anggota DPRD’. Anggaran pengadaannya berasal dari APBD 2024 senilai Rp1,8 Miliar, di mana spesifikasi bahannya terbuat dari wool Italy.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aditya











