KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengunjungi Yayasan Rehabilitasi Mental dan Napza LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) Benteng Darul Iman di Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Selasa 12 Mei 2026.
Dalam kunjungannya, Maesyal mengapresiasi dedikasi pengelola yayasan, khususnya Ustaz Solihin, yang dinilai ikhlas merawat dan mendampingi para pasien hingga pulih dan kembali ke keluarganya masing-masing.
“Hari ini kami bersilaturahmi dan mengunjungi tempat pengobatan yang dilaksanakan di rumah Pak Ustaz Solihin, warga Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Beliau melaksanakan tugas yang sangat mulia, yakni menampung, mengobati, dan merawat saudara-saudara kita hingga sembuh,” ujar Maesyal.
Ia mengungkapkan, keberadaan yayasan tersebut sangat membantu masyarakat. Pasien yang dirawat tidak hanya berasal dari Kabupaten Tangerang, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Lampung, Cirebon, hingga Surabaya.
“Pasien sementara ini ada 15 orang, namun sudah ratusan yang sembuh dan dikembalikan kepada keluarganya masing-masing,” ungkapnya.
Maesyal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keberlangsungan yayasan, termasuk dukungan dari Koperasi Benteng Mikro Indonesia melalui Haji Komarudin.
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap upaya rehabilitasi dan penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta pasien penyalahgunaan napza.
Pemerintah daerah, kata dia, akan memberikan dukungan rutin melalui bantuan sosial dan pendampingan lintas sektor agar proses rehabilitasi berjalan optimal.
“InsyaAllah dari Pemda setiap bulan nanti kita juga akan memberikan bantuan ke sini, termasuk dukungan untuk Pak Ustaz Solihin agar dapat terus melaksanakan tugas mulia ini,” janjinya.
Maesyal menambahkan, proses penyembuhan yang dilakukan yayasan tidak hanya melalui pendekatan medis bersama Puskesmas Sindang Jaya dan Dinas Kesehatan, tetapi juga melalui pendekatan spiritual dan terapi keagamaan.
“Penyembuhannya secara medis bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas, namun di luar medis beliau juga terus berdoa agar pasien-pasien yang ada di sini bisa sembuh,” terangnya.
Sementara itu, salah satu pasien bernama Safruddin (63), asal Palembang yang kini tinggal di Lampung, mengaku kondisinya sudah jauh membaik setelah hampir dua bulan menjalani rehabilitasi di Yayasan Benteng Darul Iman.
“Saya asli Palembang dan tinggal di Lampung. Saya mengalami gangguan mental dan sudah hampir dua bulan di sini. Alhamdulillah sekarang sudah hampir sembuh,” katanya.
Editor: Mastur Huda











