KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT PLN Indonesia Power (IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar melakukan kegiatan program PLN IP Mengajar kepada SMAN 2 Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut sebagai aksi nyata dalam program PLN Peduli.
Assistant Manager K3L, Daniel Sidabutar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga sebagai komitmen perusahaan pada tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan di bidang program pendidikan.
“Jadi, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di wilayah Kabupaten Tangerang,” ungkap Daniel, Jumat, 22 Maret 2024.
Kata Daniel, dalam kegiatan tersebut, SMAN 2 Kabupaten Tangerang diberi kesempatan bersafari di area produksi PLTU. Sebab, katanya, hal itu untuk menambah pengalaman baru bagi para siswa SMAN 2 tersebut, yang didampingi oleh tim leader K3.
“Nah, antusiasme para siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada tim PLTU Lontar, yakni mulai dari proses hulu sampai hilir terciptanya arus listrik di masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, kata Daniel, pada akhir acara juga dilakukan simulasi tanggap darurat bencana kebakaran yang dipraktikkan langsung oleh perwakilan siswa dengan didampingi oleh tim K3 PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar.
Hal tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi terkait penanganan kebakaran, apabila terjadi di lingkungan terdekat siswa.
Daniel mengungkapkan, program PLN IP mengajar tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat setempat.
“Sebab, hal itu untuk meningkatkan kesempatan pendidikan bagi generasi mendatang dan memberdayakan mereka untuk mencapai potensi penuh mereka,” terangnya.
Selain itu, kata Daniel, PT PLN Indonesia Power berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan di komunitas lokal dan berperan sebagai mitra yang berharga bagi pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dengan demikian, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar bukan hanya memperkuat hubungan dengan komunitas lokal.
“Namun juga memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan melalui program pengajaran ini,” pungkasnya.
Ridho, salah satu siswa SMAN 2, menambahkan bahwa dengan kegiatan ini, dirinya bisa mendapat ilmu baru dari beberapa pemateri.
“Awalnya kita tidak tahu proses apa yang terjadi di PLTU, tapi setelah diajak berkeliling dan praktek langsung, sedikit banyaknya ada edukasi baru yang kita dapatkan, dan ini sangat bermanfaat bagi kami semua,” singkat Ridho. (*)
Editor: Agus Priwandono











